YOGYAKARTA, KAMIS KLIWON-Direktur CV. Timdis Yogyakarta, Arif Solikhin menjadi narasumber ahli, pada seminar Poltekes (03/12). Dia memaparkan ilmu tata cara penanganan limbah medis kepada Mahasiswa semester 3 pada mata kuliah penyehatan tanah dan pengelolaan sampah A, program studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan.
Kepada INFOGUNUNGKIDUL.com Arif mengatakan, pada dasarnya para mahasiwa membutuhkan informasi mengenai jenis limbah B3 (Bahan Beracun Berbahaya) fasyankes, mulai dari penanganan dan pengelolaan limbah yang bisa didaur ulang dan yang tidak.
“Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Manusia Kesehatan,” ujarnya Kamis (06/12)
Arif mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan seminar. Mahasiswa dipastikan mampu memberikan edukasi kepada penghasil limbah.
Pada umumunya menurut Arif, limbah medis sangat sensitif, tetapi tidak semua limbah medis harus dimusnahkan.
“Masih ada beberapa limbah yg dapat didaur ulang, dengan konsep pemilahan dari awal sumber limbah dengan penanganan khusus, supaya tidak berdampak pada lingkungan,” papar Arif.
Dalam olahan lanjutan, kata dia, berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup P 56. Di sana dusebutkan ada item limbah yang dapat didaur ulang dengan mengedepankan SOP dari hulu hinga hilir sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. (Fajar)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…