POLITIK

Tiga Sebab PKS Kehilangan Kursi di Dapil 1 Gunungkidul

WONOSARI – Selasa Wage | Soal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kehilangan satu kursi di Dapil 1 Gunungkidul, menurut sejumlah pengamat karena tiga hal.

Ari Siswanto selaku Ketua DPD PKS menyatakan, kehilangan satu kursi harus diterima dengan ikhlas.

Bergesernya pencalegan  Ir. Imam Taufik dari DPRD II ke DPRD I DIY, patut  diduga mempengaruhi perolehan suara PKS di Dapil 1 Gunungkidul.

“Kemungkinan pengaruh itu memang ada,” ujar Siswanto, (14/05).

Sebab yang kedua, menurut Ari Siswanto karena faktor hilangnya Semanu keluar dari Dapil 1, bergabung ke Dapil 4.

Ada pula penilaian, bahwa PKS di Dapil 1 tidak memiliki banyak figur yang sebanding dengan H. Maimun Nuryadi, SE.  Ini penyebab ketiga.

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

13 jam ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

3 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

1 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

1 minggu ago

Seorang Karyawan Diduga Gelapkan Sejumlah Barang, Toko Grosir Batik di Jalan Wonosari Rugi Puluhan Juta

BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…

2 minggu ago

Keselamatan & Perlindungan Jurnalis akan jadi Pembahasan Utama Silatnas Pendiri IWO

PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…

2 minggu ago