WONOSARI- Sabtu Pon | Usai pemilu serentak 17 April 2019 masyarakat terusik dengan statemen-statemen yang dilontarkan kalangan elit politik tanah air. Umat Islam tidak boleh saling menghujat dan menyakiti antara satu dengan yang lainnya.
Hal itu diungkapkan Habib Muhammad bin Yahya Baraqbah seusai ceramah dalam rangka Safari Tarawih dan buka puasa bersama dengan Kapolda DIY dan Danrem 072 Pamungkas di Mapolres Gunungkidul, Kamis, 16/05/2019.
Habib asal Solo ini menyampaikan bahwa di dalam Al-Quran Allah memberikan peringatan, bahwa tidak boleh menyakiti orang lain, walaupun itu beda suku, ras maupun agama.
Bahkan apabila ada oknum yang melakukan hal yang tidak baik, ia mencontohkan adanya bom bunuh diri, belum tentu agama selain Islam pun setuju, karena itu hanya oknum, semua belum tentu terlibat.
Ia juga menyampaikan, semua ulama, termasuk dirinya pasti akan meneruskan dakwah sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.
Page: 1 2
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…