KESEHATAN

Vaksin COVID-19 Tiba di Gunungkidul, Dinkes Akan Mempercepat Vaksinasi

WONOSARI-SENIN LEGI | Ribuan dosis vaksin COVID-19 tiba di Kabupaten Gunungkidul pada, Senin (25/01/2021) siang. Dalam perjalanan menuju Gunungkidul. vaksin tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian

Dari hasil pantauan Infogunungkidul nampak serombongan kendaraan membawa logistik berupa vaksin tiba di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, pada pukul 11.45 WIB siang. Bertulis keterangan tertera di kendaraan, vaksin tersebut didistribusikan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY.

Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Abdul Azis mengatakan bahwa, pihaknya telah menerima 5.544 dosis vaksin.

“Sesuai data, sasaran dari vaksin ini nantinya untuk 3.004 peserta,” kata Abdul usai menerima logistik vaksin.

Abdul menambahkan, ribuan dosis vaksin jenis Sinovac tersebut diharapkan cukup untuk dua kali suntik. Sesuai prosedur, ada dua kali penyuntikan vaksin dengan jeda waktu masing-masing suntikan 14 hari.

Setibanya di Gudang Dinkes Gunungkidul, Abdul berujar, bahwa pihaknya akan langsung berkoordinasi pada siang ini. Proses vaksinasi akan dipercepat dari rencana semula.

“Besok akan kami distribusikan ke 30 Puskesmas, 7 Rumah Sakit, dan 2 Klinik yang akan melaksanakan vaksinasi,” jelasnya.

Saat ini, vaksin COVID-19 telah tersimpan di Cold Room (Ruang Pendinginan) khusus milik Dinkes Gunungkidul.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty beberapa waktu lalu menyebut, bahwa prioritas di tahap pertama vaksinasi ini untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Ribuan sasaran ini nanti masih diseleksi lagi, apakah memenuhi persyaratan atau tidak untuk mendapatkan vaksin,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan vaksin jenis Sinovac ini adalah tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid), tidak ada hipertensi, bukan ibu hamil, serta belum terinfeksi COVID-19.

Selain itu, vaksin jenis ini hanya diperuntukkan bagi golongan umur 18 hingga 59 tahun. Ini berarti kelompok anak dan lansia belum bisa menerima vaksin Sinovac.

“Hal itu berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan,” kata Dewi. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

3 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

7 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago