Program RTLH Tidak Akan Bongkar Rumah Yang Memiliki Nilai Budaya

2495

WONOSARI, JUMAT WAGE-Salah satu Anggota Dewan Kabupaten Gunungkidul, Edi Susilo, khawatir dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), akan berdampak pada rusaknya ciri khas rumah Jawa. Dinas PUPR menjamin, bantuan RTLH tidak harus membongkar rumah yang sudah ada.

Beberapa waktu yang lalu, Edi Susilo, anggota dewan Kabupaten Gunungkidul dari Partai Amanat Nasional, mengkhawatirkan, dengan adanya program RTLH yang tiap tahun jumlahnya ribuan, akan merusak rumah adat Jawa.

“Kenyataan dilapangan memang banyak, karena dengan mendapat RTLH, rumah kampung atau limasan dirubah menjadi rumah yang berukuran kecil dengan dinding tembok,” ujarnya.

Hal ini, menurut Edi, kalau tidak ada upaya mempertahankan rumah adat, sambung dia, semakin lama akan makin habis. Tidak sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Gunungkidul, menjadikan daerah tujuan wisata yang berbudaya, karena salah satu ciri khas budaya Gunungkidul adalah rumah limasan, kampung, dan joglo.

Ditempat yang berbeda, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gunungkidul, Ir Edy Praptono, mengatakan, bantuan RTLH kepada warga kurang mampu, tidak harus membongkar rumahnya. Kalau rumahnya sudah limasan atau kampung, bantuan itu bisa saja hanya untuk membetulkan atap, dinding, atau lantainya saja.

Dengan tidak merubah desain awalnya, selama ada kesepahaman antara pemilik rumah dengan fasilitator yang ada di lapangan.

Dia mengakui sampai saat ini belum mempunyai jumlah data rumah limasan ataupun kampung yang dibongkar, menurut keyakinannya itu tidak ada.

Sementara itu, Sekda Gunungkidul, Ir Drajad Ruswandono MT, mengatakan jika memang ada rumah khas yang sudah terlanjur dibongkar, dirinya membrikan solusi untuk dibuat minimalis. selanjutnya Pemda akan mengatur dengan mengeluarkan SK Bupati Gunungkidul. Supaya sesuai dan selaras dengan visi dan misi Bupati Gunungkidul, yaitu pembangunan wisata yang berbudaya salah satunya mempertahankan rumah ciri khas Gunungkidul. (Jok)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.