Ditengarai Ada Ketidakserasian, Bupati Safari Kebinekaan

1153

WONOSARI Jumat Wage – Tahun 2017 ada gejala ketidakserasian di kalangan masyarakat. Bupati bersama Polres Gunungkidul turun tangan bersama sejumlah ormas keagamaan. Safari kebinekaan dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok, selatan, utara dan timur.

“Safari Kebhinekaan bertujuan untuk membangkitkan semangat kebhinekaan di kalangan masyarakat,” ujar Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.

Safari kebinekaan dilakukan Kamis malam, (31/08). Bupati didampingi Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih, SH. M.Si.

Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata terkemuka, lanjut Badingah, situasi kondusif, aman dan saling menghargai sesama, perlu diciptakan.

Safari kemarin juga melibatkan GP Ansor, GMKI, Kokam, FKUB, TNI, Polri, Kesbangpol dan Satpol PP.

Dalam kesempatan yang sama Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih menyampaikan dukungan Program safari kebhinekaan.

“Gunungkidul harus menjadi daerah aman dan nyaman untuk bertempatinggal dan berkarya,” kata Verera.

Terkait ibadah sholat Idul Adha, dia berpesan, sebelum meninggalkan rumah, agar meneliti jendela, pintu, kompor, kran den sejenisnya, demi keamanan.

Sebagaimana dijelaskan bagian humas dan protoler, safari kebhinekaan dibagi 3 kelompok.

Bupati bersama Wakapolres berkeliling ke zona selatan Paliyan dan Tanjungsari. Yang kedua ke wilayah utara, Semin dan Nglipar. Sementara kelompo tiga ke arah timur meliputi Rongkop dan Semanu.

 

Reporter W. Joko Narendro.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.