OPINI

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PRODUK DR MARTENS

ADANYA Docmart berawal dari tahun 1947, karena Dr. Klaus Marten yang sedang pemulihan patah kaki memiliki ide membuat sol yang nyaman untuk kakinya saat pemulihan, kemudian ide tersebut di komunikasikan kepada sahabatnya yang seorang Insinyur yaitu Dr. Herbet Funk. Setelah itu mereka memproduksi sepatu dengan desain sol tersebut, kemudian sepatu ini laris di kalangan tentara Jerman karena kokoh dan nyaman digunakan. Hingga tahun 1959 perusahaan Griggs Inggris yang sudah puluhan tahun membuat boots untuk pekerja yang kuat dan awet, tertarik dengan ide tersebut. Setelah itu lisensi sepatu Dr Martens atau biasa disebut Docmart ini pun telah diperoleh, kemudian perusahaan Griggs mulai merubah beberapa bentuk sepatu. Akhirnya pada 1 april 1960 dibuatlah sepatu boots berlubang 8 yaitu Dr Martens 1460 nama seri teresebut diambil dari tahun pembuatanya. Semenjak itu Docmart menjadi terkenal dan seiring berjalanya waktu juga menjadi trend fashion, seperti di tahun 1960 yang menjadi simbol kebanggan buruh dan lambang pemberontakan, kemudan pada tahun 1980-90an populer di kalangan anak punk, dan masih populer hingga saat ini.

Docmart merupakan sepatu timeless yang daya tahan atau keawetanya kemudian juga kualitasnya yang sangat tinggi. Memiliki desain vintage dan Docmart juga membuat pemakainya terkesan elegan namun fleksibel karena dapat digunakan di acara formal maupun non formal kemudan yang tidak kalah penting nyaman saat digunakan. Namun di balik kelebihan yang ada memiliki kekurangan yaitu harganya yang terlalu pricey.

Jika di lihat dari situs  https://www.drmartensplc.com/ Sampai saat ini Docmart dapat bertahan hampir 8 dekade, meskipun begitu Docmart tetap dapat bersaing dengan produk lain dan masih diterima oleh masyarakat di era modern ini, Docmart memiliki toko sendiri sebanyak 135 yang beroprasi di 60 negara lebih. Docmart melakukan penjualan £773,0 juta dan 43% pendapatan dari DTC.  Sehingga dapat di simpulkan meskipun Docmart adalah sepatu timeless namun kesan iconic ,retro, dan vintage membuat masih banyaknya penggemar sepatu Docmart.

Saran untuk Docmart mungkin bisa membuat desain model sepatu yang baru tetap terkesan timeless dan vintage, kemudian karena mahalnya sepatu Docmart sehingga muncul banyaknya produk fake dan brand yang meniru desain dari sepatu Docmart. Hal-hal tersebut sebaiknya menindak lanjut hal tersebut agar tidak mengancam kepopuleran dari sepatu Docmart itu sendiri.

Penulis : Diva Azharia Jauzaranti, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
infogunungkidul

Recent Posts

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

11 jam ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

2 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

4 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

1 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago

Seorang Karyawan Diduga Gelapkan Sejumlah Barang, Toko Grosir Batik di Jalan Wonosari Rugi Puluhan Juta

BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…

2 minggu ago