Total pengeluaran Wonorejo menurut Yanto sebesar Rp 520.911.700,00.
Sementara Sukarman dan Basuki menghitung ulang, Wonorejo masih memegang uang kasbon sebesar Rp 521.000.000,00 – Rp 520.911. 700,00 = Rp 88.300,00
“Sisa kasbon memang kecil, tetapi kami melihat Yanto selaku bendahara tidak cermat. Untuk itu anggota Unit Nglorog meminta, Bendahara Wonorejo membuat laporan tertulis,” tegas Sukarman dan Basuki Rahmat.
Kalau hasil penjualan hanya meraih angka Rp 492.582.300,00 Sukarman dan Basuki mempertanyakan siapa yang harus mengembalikan sisa hutang kasbon Rp 28.417.300,00.
“Pengurus, atau anggota yang harus membayar hutang kasbon ke CV Jaya Abadi,” tanya mereka berdua.
Menurut Basuki, pertanyaan di atas belum terjawab, sehingga pertemuan masih akan berlanjut, sampai semuanya clear. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…