Infogunungkidul, Senin Pon–Pelaksana pekerjaan pengerukan telaga Srilulut Padukuhan Serpeng, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu terkesan anti terhadap peran media kontrol.
Hal tersebut terungkap ketika Agus Wakid yang disebut-sebut sebagai pelaksana pekerjaan saat dikonfirmasi via hand phone memberikan jawaban berbelit-belit serta lepas tangan untuk informasi. Agus justru meminta untuk datang langsung ke kantor Dirjen Sumberdaya Air Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak.
“Saya minta maaf, kalau ingin mencari informasi lebih detil, datang ke kantor kami,” ungkapnya melalui pesan whatssap.
Sebelumnya dia menyatakan bahwa proyek penggerukan sendimen telaga Srilulut Padukuhan Serpeng benar dibawah tanggung jawabnya, namun ketika di tanyakan mengenai papan nama dan jenis pekerjaan swakelola seperti apa, Agus Wakid menjawab asal.
“Sebenarnya dalam swakelola itu tidak ada aturan papan nama karena desa memintanya kami terpaksa membuatnya beda sama kontraktual itu wajib harus ada papan namanya. Kalau swakelola hanya tunjukan dan itupun diawasi oleh kami dan dilaksanakan oleh kami,” ungkapnya lewat pesan hand phone.
Apa yang di sampaikan Agus Wakid selaku pelaksana pekerjaan sangatlah janggal, bagai mana sistem kontrolnya apabila pekerjaan dikerjakan sendiri dan diawasi sendiri.
Sementara itu Kades Pacarejo Suhadi menyampaikan, untuk pelaksana pekerjaan dari Balai Besar Serayu Opak, adapun secara rinci gambar pekerjaan dan lain sebagainya belum dia terima.
“Hanya pemberitahuan akan di mulai pekerjaan tapi detail pekerjaan belum,” ungkapnya.
Reporter: Agus SW
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…