SURAKARTA – MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Sabtu (29/08/2026).
Dengan bertambahnya lulusan Periode VII Tahun 2026 ini, UNS kini telah memiliki 288.212 alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan berkiprah di beragam bidang.
Dalam sambutannya, Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarga yang telah memberikan dukungan selama menempuh pendidikan di UNS.
“Wisuda hari ini bukan hanya milik para wisudawan, tetapi juga merupakan kebahagiaan bagi seluruh keluarga yang telah menemani perjalanan mereka,” ujarnya.
Menurut Hartono, wisuda tidak seharusnya dimaknai sebagai akhir dari sebuah perjalanan.
Sebaliknya, kata Rektor, wisuda merupakan awal untuk memasuki kehidupan baru, ketika ilmu, kompetensi, dan karakter yang dibangun selama berada di perguruan tinggi akan berhadapan langsung dengan berbagai tantangan di dunia nyata.
“Sering kali kita mengasosiasikan wisuda sebagai selesainya sebuah perjalanan, padahal sejatinya wisuda adalah tiket untuk memasuki babak kehidupan yang baru, babak ketika ilmu yang Saudara miliki akan diuji dalam dunia nyata,” ungkapnya.
Rektor: Pentingnya Membangun Kredibilitas
Prof. Hartono mengingatkan para lulusan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Di lingkungan kerja dan kehidupan bermasyarakat, lulusan akan dinilai dari cara bekerja, kemampuan berempati, tanggung jawab, serta integritas dalam menghadapi berbagai situasi.
Karena itu, dirinya menitipkan pesan agar para lulusan mulai membangun kredibilitas sejak hari pertama memasuki dunia profesional.
“Kredibilitas tidak dibangun dalam semalam. Kredibilitas lahir dari kompetensi, konsistensi, tanggung jawab, dan integritas yang terus dijaga dari waktu ke waktu,” tegasnya.
Dirinya mengingatkan, lulusan UNS tidak tergoda untuk mengambil jalan pintas dalam membangun karier. Reputasi, menurutnya, harus dibangun melalui kompetensi, kinerja, dan integritas.
Selain kredibilitas, Prof. Hartono juga mengingatkan para wisudawan mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi. Perubahan teknologi, transformasi digital, dan dinamika ekonomi global telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja.
Pada wisuda UNS periode Agustus 2026, hadir Laksamana Muda TNI dr. Sujoko Purnomo, Sp.B., Finacs, alumni Fakultas Kedokteran (FK) UNS tahun 2008, yang saat ini mengemban amanah sebagai Staf Ahli Tingkat III Kepala Staf Angkatan Laut Bidang Wilayah Pertahanan Laut dan Politik Keamanan Nasional.
10 Wisudawan Merupakan Mahasiswa Internasional
Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si, M.Si. menyampaikan bahwa wisuda kali ini, tercatat sebanyak 1.082 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.
Jumlah tersebut terdiri atas 31 wisudawan program Doktor, 58 wisudawan program Magister, 23 wisudawan Pendidikan Dokter Spesialis, 798 wisudawan program Sarjana, 15 wisudawan program Sarjana Terapan, serta 157 wisudawan program Diploma Tiga.
Pada momen wisuda kali ini, terdapat 10 mahasiswa internasional yang berhasil menyelesaikan pendidikan di UNS. Dari Nigeria, ada Muhammad Auwal Zango, S.P.W.K., Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, serta Ibrahim Mustapha Salisu, S.Sos., Program Studi Hubungan Internasional.
Dari Bangladesh, Mahmud, S.P., berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Agroteknologi. Sementara itu, dari Turkmenistan, Mahrijemal Atajanova, S.Farm., lulusan Program Studi Pendidikan Farmasi. Dari Yaman turut diwakili oleh Dr. Nuha Amer Abdulwahab Al-Aghbari dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Mohammed Yahya Mohammed A, M.Sn., dari Program Studi Seni Rupa.
Dari Pakistan, Samra Kousar, M.Si., merupakan lulusan Program Studi Kimia. Selanjutnya, dari Ghana, David Mabengba Aja Kofi, M.E., dari Program Studi Ekonomi dan Studi Pembangunan. Dari Rwanda terdapat Uwiringiyimana Xavier, M.P., dari Program Studi Agribisnis. Adapun dari Jepang, Seika Yamaguchi, S.Sos., berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Sosiologi.
“Kehadiran para wisudawan internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat keberagaman akademik dan budaya di lingkungan universitas. Hal ini sekaligus mencerminkan semangat pendidikan yang mampu mempertemukan individu dari berbagai negara dalam satu lingkungan pembelajaran,” terang Prof. Fitria.
Penulis: Witanto
Editor: HRD
Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…