Categories: KESEHATAN

Arfiyano Menderita Hidrosefalus, Pasca Operasi Kepalanya Justru Makin Membesar

NGLIPAR, (Minggu Kliwon)-Arfiyano Rangga Pamungkas (5) putra pasangan Riswanto (38) dan Maryani (37) warga RT 06/08, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, menderita penyakit Hidrosefalus. Pasca operasi yang dilakukan di rumah sakit justru kepalanya semakin membesar.

Diceritakan ibu kandungnya Maryani, anaknya lahir tanggal 18 -01-2018 diketahui menderita penyakit Hidrosefalus sejak masih dalam kandungan usia 8 bulan.

Ketika itu Maryani melakukan pemeriksaan di RSUD Wonosari, dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui di dalam kepala Arfiyano terdapat cairan. Untuk memastikannya, maka dirujuk ke RS Sardjito, Yogyakarta.

“Dari situ, diketahui anak saya positif menderita penyakit Hidrosefalus, sehingga ketika mau lahir harus dilakukan operasi sesar,” jelasnya

Setelah lahir berumur 2 bulan, baru bisa dioperasi dengan pemasangan selang. Namun pasca operasi pada usia 4 bulan kepala Arfiyano membesar lagi.

Dikatakan Maryani, rencananya minggu depan Arfiyano akan diperiksakan kembali ke Rumah Sakit Sarjito. Maryani berharap semakin membesarnya kepala Arfiyano segera bisa diatasi.

Diapun tidak mengetahui penyebab membesarnya kepala yang dialami anaknya, pasca operasi tersebut.

Kendala yang dialami, menurut Maryani masalah biaya bolak-balik ke rumah sakit, diakuinya, biaya rumah sakit sudah  tercover dengan menggunakan BPJS.

Semenjak anak yang ketiganya difonis terkena penyakit Hidrosefalus, suaminya sudah tidak bekerja sebagai buruh bangunan lagi, lantaran harus ikut membantu merawat anak nomer dua yang masih balita.

Diakuinya ada beberapa pihak yang menaruh simpati pada anaknya, termasuk perhatian dari Puskesmas Nglipar 1 dengan memberikan dorongan semangat, supaya anaknya bisa sembuh.

“Selain itu ada juga yang simpati dengan memberikan bantuan uang untuk meringankan periksa ke dokter,” pungkasnya.

Kepala Dusun Pagutan Subagyo membenarkan, dia mengucapkan terimakasih jika ada yang berkenan memberikan bantuan supaya bisa meringankan warganya.

“Hanya saja, bantuan yang diberikan supaya bisa benar-benar digunakan sebagaimana mestinya, tidak digunakan untuk yang lain,” pungkasnya. (Jko)

infogunungkidul

Recent Posts

Pria asal Semanu Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…

1 hari ago

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

4 hari ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

4 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

6 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

7 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

1 minggu ago