Categories: EKONOMI

Ayam Geprek Menyerang Kabupaten Gunungkidul

SAPTOSARI, Minggu Kliwon-Pada umumnya pengusaha sukses melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri. Mulyadi, juragan Ayam Geprek yang sukses di Jakarta tidak demikian. Dia mengicar pelosok pedesaan yang secara geografis dua atau tiga tahun ke depan memiliki prospek relatif cerah.

Dihimpun dari berbagai sumber, rahasia kelezatan ayam geprek ada pada proses memasak. Untuk menghasilkan menu seperti iga, daging yang lembut, gurih dan meresap, dapur ayam geprek menggunakan teknik slow cooking.

Teknik tersebut membuat semua bumbu dan rempah meresap sampai ke tulang. Paduan bumbu dan rempah tradisional Indonesia diramu, sehingga rasanya pas di lidah.

Untuk Kabupaten Gunungkidul, Rumah makan Fedora Chicken Jagonya Ayam Geprek, dibuka di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepatnya di Desa Jetis, Kecamatan Saptosari Sabtu (5/5).

“Orang Gunungkidul yang sukses di Jakarta dipastikan didukung oleh wanita-wanita  hebat,” ujar Mulyadi dalam memperkenalkan diri di depan pengunjung rumah makan Cabang yang ke 2.

Spontan, salah satu tamu nyeletuk meralat, bahwa yang berada di belakang keberhasilan Mulyadi bukan wanita-wanita, melainkan wanita. Celetukan tersebut  disambut gelak ketawa segenap pengunjung.

Tidak mau kalah, Mulyadi, pemuda yang berasal dari Desa Girisekar ini berkelit sembari menunjuk wanita-wanita yang dimaksud.

“Yang pertama istri, kedua ibu kandung, dan wanita ketiga adalah mertua,” papar Mulyadi merespon pengunjung.

Lebih jauh dijelaskan, Fedora  Chicken Jagonya Ayam Geprek dibuka, dengan tujuan memberi dukungan terhadap perkembangan pariwisata Gunungkidul.

Di tempat yang sama, Camat Saptosari mengapresiasi keberanian Mulyadi terkait dingan inisiatif meramaikan JJLS, yang secara  kongkret  menumbuhkan perekonomian lokal.

Drh. Krisna Berlian, mewakili Bupati Gunungkidul menyatakan, gerakan Mulyadi sebagai pionir pengusaha asal Gunungkidul yang sukaes di Jakarta patut diikuti pengusaha yang lain.

Acara Syukuran Fedora Chicken Jagonya Ayam Geprek dihadiri sejumlah pejabat tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, tokoh masyarakat, komunitas, dan ribuan warga biasa. (Agung)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago