EKONOMI

MBG Program Unggulan Pemerintah yang Diragukan

GUNUNGKIDUL (MINGGU KLIWON) -Program Makan Bergizi Gratis (MBG), merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Meski awalnya sempat diragukan oleh berbagai pihak, mulai dari pengamat ekonomi, hingga masyarakat umum terkait beban anggaran (APBN) dan kerumitan logistik. Namun, memasuki tahun 2026, program ini terus berjalan dan menunjukkan realisasi, meskipun evaluasi mengenai efektivitas dan potensi kecurangan masih terus dilakukan.

Slamet, S.Pd., M.M., yang juga mantan anggota DPRD DIY melihat, saat ini pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di setiap daerah mulai menggeliat seiring berjalanya program makan bergizi gratis.

“Ya betull. Karena merata sampai pelosok2 ekonomi ikut bergerak. Maka ada yang tidak suka, berharap MBG di hentikan. Oposisi semakin kelimpungan mencari cara agar ekonomi tidak tumbuh. Pertumbuhan ekonomi yg baik menyebabkan oposisi sulit bergerak,” kata Slamet, Minggu, (22/02/26) pagi.

Namun demikian, disayangkan Slamet, peluang yang bagus tersebut belum dapat ditangkap oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Padahal, demikian politikus senior tersebut berujar, bisnis riil di depan mata.

“UMKM 2 yang udah jalan disuntik modal BUMDES, kan BUMDES akan dapat banyak manfaat. Tak perlu bersaing dengan UMKM yang sudah ada. Siapkan bahan bakunya, packagingnya, quality kontrolnya kan mantab,” terang Slamet.

Kedepan, ditambahkan Slamet, akan terjadi SPPG bingung dalam menyiapkan bahan baku tiap hari, sepanjang tahun. Sehingga hal tersebut justeru akan menjadi peluang bagi masyarakat pelaku usaha, maupun UMKM.

“Jika semua bahan dan tersedia di lingkungan dengan harga kompetitif, kualitas terjamin SPPG pasti ambil,” jelasnya.

Sementara itu, dikatakan Ekonom Salamuddin Daeng, MGB mampu menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dalam keadaan dunia yang bergejolak dewasa ini.

Salamuddin Daeng yang juga Staf Khusus Bidang Kajian, Penelitian, dan Media Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) menilai, ekonomi Indonesia akan relatif stabil dibandingkan negara lain bahkan China sekalipun.

“Data dari bank dunia memperlihatkan data proyeksi mereka terkait ekonomi Indonesia yang diperkirakan tetap tumbuh di 5,3% tahun 2025, lalu 5,2% tahun 2026 dan 5,2% tahun 2027. Walau sedikit menurun, namun relatif stabil dibandingkan negara lain yang sangat dekat dengan ekosistem lingkungan strategis Indonesia,” tulis Daeng mengutip data Bank Dunia.

China bahkan mengalami natural slow down decline, demikian dikatakan Daeng, setelah masa ekspansi yang panjang, sehingga ekonomi China diperkirakan hanya akan tumbuh 4,2% di tahun 2027.

“Secara logika jika ekonomi China menurun maka seharusnya ekonomi Indonesia menurun. Hal ini dikarenakan sebagian besar ekspor Indonesia adalah ke China, dan dari total impor Indonesia sebagian besar berasal dari China,” tambahnya.

Namun, kata Daeng, beberapa kebijakan penting pemerintah, berhasil mengatasi penurunan yang mendalam terutama melalui program-program yang merelokasi APBN untuk didistribusikan ke sektor rakyat yang berdampak sangat luas yakni MBG, Koperasi Merah Putih (KMP).

Penulis: Akbar
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029V

infogunungkidul

Recent Posts

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

2 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

3 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

4 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

4 hari ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

2 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

2 minggu ago