OPINI

BANJIR DAN DROPING AIR TERTIUP PARIWISATA

Oleh: Slamet, S.Pd. MM

Problem banjir dan kekurangan air di Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan wilayah 1.485,36 km2 atau sekitar 46,63 % dari luas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, hampir merata di 18 Kecamatan dan 144 desa.

Ketika Bupati dijabat Ir. Darmakum Darmo Kusumo bupati ke-20 (1974 -1984) gigih dilakukan upaya untuk menghilangkan stigma Gunungkidul daerah tandus, kering dan gersang. Bupati setelahnya tidak ada yang meneruskan.

Kabupaten Gunungkidul termasuk daerah beriklim muson tropis (Am), dengan topografi wilayah yang didominasi dengan daerah kawasan perbukitan karst. Mengalami 2 musim yaitu hujan dan kemarau.

Jika musim hujan, dampaknya banjir di mana-mana, jika musim kemarau terjadi kesulitan air bersih di mana-mana, dan itu sudah berlangsung puluhan tahun.

Pemimpin Gunungkidul (Bupati) telah berganti 28 kali, namun masalah kekeringan belum tuntas, sekarang disusul persoalan banjir.

Padahal program penghijauan sebagai solusi mengatasi banjir dan kesulitan air bersih, yang masih dilakukan semasa Bupati dijabat Ir Darmakum Darmo Kusumo bupati ke-20 (1974 – 1984).

Bupati Gunungkidul Darmakum Darmokusumo yang menyandang gelar Insinyur Kehutanan memiliki semangat luar biasa untuk mengubah stigma negatif dengan gerakan penghijauan dan reboisasi lahan kritis.

Salah satu upaya penghijauan yang dilakukan Darmakum adalah dengan menyebarkan benih lamtoro Sabrang menggunakan Helikopter dengan sasaran lahan kritis pegunungan Sewu.

Ir. Darmakum Darmokusumo bersama Prof Oemi Hani’in dan enam rimbawan lainnya mencari pola rehabilitasi lahan kritis dengan penghijauan di petak 5 kawasan hutan yang sekarang menjadi Wanagama 1.

Nama Darmakum Darmokusumo begitu sangat populer dikaitkan dengan penghijauan lahan kritis di Gunungkidul, hingga kini namanya tetap dikenang. Bahkan konon dokumen keberhasilan penghijauan di Gunungkidul saat beliau memimpin tersimpan rapi di salah satu museum negeri Paman Sam.

Darmakum Darmokusumo layak mendapatkan penghormatan atas jasa-jasanya sebagai “pahlawan penghijauan”.

Sayangnya usaha keras beliau tidak diwarisi oleh para pemimpin berikutnya, bahkan banyak kebijakan yang cenderung bertentangan dan bertolak belakang dengan penghijauan, misalnya mengubah hutan jadi lahan pertanian, penebangan pohon tak terkendali, penambangan liar, dan yang lain.

Gerakan penghijauan tak lagi bergema, mungkin dianggap tidak seksi lagi, issunya beralih ke pariwisata. Visi misi Bupati Sunaryanta pun berat ke pariwisata ketimbang penghijauan. Itu sah sah saja.

Apresiasi kepada kelompok-2 kecil masyarakat yang masih ada yang peduli dengan giat penghijauan seperti komunitas resan yang gigih tetap eksis melakukan penanaman bibit penghijauan dengan modal mandiri tanpa dukungan biaya dari pemerintah.

Dengan kejadian banjir di mana-mana dan kelangkaan air di musim kemarau semoga menyadarkan kita terutama pemerintah daerah untuk menambah program kegiatan yang mengarah kepada penghijauan

Penulis adalah Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kabupaten GunungkIdul

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

6 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

2 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago