Edy juga menjelaskan, bahwa masalah kekeringan sudah hampir merata di 14 kecamatan. Namun demikian, yang mengajukan permohonan bantuan air bersih ke BPBD Kabupaten Gunungkidul secara resmi baru 8 kecamatan.
Beberapa kecamatan belum mengajukan permintaan air bersih, lantaran ketersediaan tangki di masing-masing kecamatan masih ada.
“Jadi akan menggunakan dananya sendiri dari kecamatan tersebut,” terangnya.
Diperkirakan puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2019, namun demikian BPDB Kabupaten Gunungkidul sudah menganggarkan untuk droping air bersih sampai bulan Oktober 2019.
“Total keseluruhan 7700 tangki air bersih, baik di kecamatan maupun di kabupaten dalam hal ini BPBD Gunungkidul,” pungkasnya. (Jk)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…
GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…