PERISTIWA

Berdasar Kajian, DLH Segera akan Lakukan Penebangan Pohon yang Dianggap Membahayakan

WONOSARI-RABU WAGE | Dianggap berpotensi tumbang saat musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul berencana melakukan penebangan pohon di sepanjang ruas Jalan Yogya-Wonosari.

Sekretaris DLH Kabupaten Gunungkidul Aris Suryanto mengatakan, rencana penebangan tersebut diambil berdasarkan hasil kajian yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Kajian kami lakukan bersama Dinas PUP-ESDM DIY, sebagai antisipasi potensi dampak musim penghujan,” kata Aris pada Rabu, (04/11/2020) siang.

Merujuk hasil kajian tersebut, ia menambahkan potensi tumbang terutama di ruas Jalan Yogya-Wonosari yang berada di wilayah Kalurahan Gading dan Bandung, Playen.

Pihaknya, menyebut Pepohonan di wilayah tersebut lapuk sehingga perlu segera ditebang.

Meski begitu, untuk teknis penebangannya, pihak DLH Gunungkidul masih akan berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas PUP-ESDM DIY. Karena menurut Aris, pihaknya tidak memiliki wewenang di wilayah tersebut.

“Itu kan ruas jalan provinsi, jadi perlu koordinasi dengan Pemda DIY sebagai pihak yang memiliki kewenangan,” ujarnya.

Selain mengikuti hasil kajian, Aris menyatakan sudah menerima laporan dari masyarakat mengenai potensi pohon tumbang di wilayah mereka. Untuk itu, DLH Kabupaten Gunungkidul akan segera melakukan pemangkasan atau penebangan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul sudah memetakan wilayah yang berpotensi bencana hidrometeorologi. Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul Agus Wibawa.

“Kami membagi dalam 3 zona, yaitu yang berpotensi longsor, banjir genangan, dan banjir dari luapan Sungai Oya,” katanya.

Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, setidaknya 10 kapanewon berpotensi bencana, antara lain Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin, Wonosari, Semanu, Karangmojo, Playen dan Panggang.

Sebagai antisipasi, BPBD Kabupaten Gunungkidul pun juga telah menyiagakan 24 personil Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan.

“Kami sudah menyampaikan surat edaran berisi imbauan untuk antisipasi potensi bencana musim penghujan dan La Nina,” ujar Agus. (Hery)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

5 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

6 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago