Categories: WISATA

BGB Makin Diburu Orang, Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

NGLIPAR, Minggu Wage-Belik Gunung Butak (BGB) terletak di Padukuhan Kebonjero, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar semakin diburu orang untuk pengobatan.

Karsomo 87, warga RT 03/08, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar bercerita, awal adanya belik tersebut. Belik diketahui sudah ada dari jaman dahulu hanya saja tertimbun dengan tanah bercampur pasir. Tidak ada sumber pasti yang dapat menerangkan tahun berapa belik tersebut pertama kali ditemukan.

Pasca gempa tahun 2006, warga kesulitan air bersih. Oleh Karsomo dan keluarga lubangan yang merembes air tersebut dibersihkan, hingga bisa untuk menampung air dan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari.

“Yang jelas, lubangan itu sejak saya kecil sudah ada, saya hanya membersihkan saja, karena butuh air,” kata Karsomo, Jumat, 03/11.

Air yang berada di pagunungan Gunung Butak tersebut akhirnya menjadi andalan warga sekitar untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

“Karena walaupun kemarau panjang, airnya tetap ada,” kata kakek 6 anak, 10 cucu.

Ia mengakui kalau dulunya Gunung Butak tersebut jarang dijamah orang, karena hanya bebatuan gunung api purba yang tidak ditumbuhi pepohonan, maka disebut Gunung Butak.

Karsomo tidak menyangka kalau belik yang dulu selalu ia bersihkan itu sekarang jadi buruan orang karena dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Seperti yang dialami Suyati 50, warga RT 01/04, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, sebelumnya sakit pinggang akut, sembuh hanya sekali mandi di BGB.

“Sebelumya saya jalan saja merintih karena pinggang saya sakit. Saya diberi tahu orang untuk mandi di Gunung Butak, sekali mandi kok langsung sembuh,” jelas Suyati terheran.

Hal yang sama dialami Parto Suwito 60,warga dari Bantul, yang diantar keluarganya ketika berada dilokasi BGB. Kakek yang pernah dirawat di rumah sakit di Jogja ini menderita stroke ringan. Awalnya hanya menyuruh mengambilkan airnya dan diminum juga untuk mandi dirumahnya. Lama-lama kaki dan anggota tubuhnya berangsur sembuh.

“Karena kaki sudah ringan untuk jalan, saya kesini langsung, supaya bisa sembuh sempurna,” harapnya.

Sahudi Tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD Desa Pengkol mengatakan, karena semakin banyaknya pengunjung ke BGB, maka rencananya akan diberi fasilitas akses jalan walaupun hanya setapak.

“Sebenarnya untuk menuju ke BGB bisa lewat jalur Kebonjero dan Pagutan,” ujar Sahudi,

Dikatakan Sahudi, untuk Minggu- minggu besok rombongan dari Jakarta akan datang ke BGB.

“Sudah ada lima orang yang menghubungi, mau membawa rombongan dari Jakarta,” pungkasnya.

Reporter: W. Joko Narendro.

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago