PATUK – Sabtu Pon | Kepala Seksi Hukum, Badan Pertanahan Nasional, Kabupaten Gunungkidul, Tri Harnanto, S.Sos menyatakan, biaya permohonan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berbeda-beda. Semua bergantung pada status tanah yang dimohonkan, bisa murah, bisa sebaliknya.
“Untuk status tanah yang dalam leger desa atas nama pemohon, maka biayanya cukup Rp 150.000,00, sesuai Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 47, Tahun 2017,” terang Tri Harnanto dalam sosialisasi PTSL, di Balai Desa Putat, (21/02/20).
Lebih rinci dia membedakan, konversi untuk status tanah hibah dan jual beli, dikenakan biaya PPAT, sesuai ketentuan. Itu saja, menurutnya belum cukup.
Masih ada pajak penghasilan (PPh) yang harus dibayar, bilamana nilai jual objek pajak (NJOP) lebih dari Rp 60.000.000,00.
Tri Harnanto mengambil contoh, ketika NJOP dihitung ketemu Rp 70.000.000,00, maka ada kelebihan limit sebesar Rp 10.000.000,00.
“Rp 10.000.000,00 itulah yang dikenai pajak, 2,5%,” terangnya.
Page: 1 2
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…