Categories: PERISTIWA

BPTP DIY Bersama Fapet UGM Gelar Bimtek Hilirisasi Ayam Bulaksumur di Rumah Kebon Nawari

KARANGMOJO-KAMIS PON | Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) D.I. Yogyakarta mengandeng Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Bimtek Hilirisasi Ayam Bulaksumur di Rumah Kebon Nawari Padukuhan Grogol 1, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Kamis, (18/11/2021).

Kegiatan Bimtek diikuti 5 (lima) kelompok ternak terpilih binaan BPTP Yogyakarta se Kabupaten Gunungkidul dengan masing-masing kelompok mengirimkan 5 (lima) orang anggotanya untuk mengikuti pelatihan.

Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek antara lain, Prof. Wihandoyo dari Fapet UGM Yogyakarta dengan materi Managemen Pembesaran, Dr. Dyah Maharani dengan materi Pembentukan Ayam Kampung Bulaksumur, Dr. Heru Sasongko dengan materi Managemen Pemeliharaan Pullet – Penetasan, Dr. drh. Widodo Suwito dengan materi Biosecurity – Vaksinasi – Pengenalan dan Pengobatan Penyakit, Dr. Anggraini dengan materi Bisnis Plan dan Analisis Usaha Ternak.

Disesi akhir acara Bimtek, materi Kelembagaan Peternak dan Rencana Tindak Lanjut disampaikan oleh Kepala BPTP Yogyakarta, Dr. Soeharsono, S.Pt, M.Si.

Dalam keterangannya seusai Bimtek, Soeharsono menjelaskan, kegiatan Bimtek bersama mitra/kelompok dapat terlaksana dengan baik atas perencanaan yang disiapkan oleh para Dosen Fapet UGM bersama BPTP Yogyakarta.

“Harapannya bisa sampai pada peternak sehingga peternak bisa berkembang. Nanti targetnya bisa sampai pada perusahaan corporasi tetapi berbasis peternakan rakyat,” ungkap Soeharsono.

Lebih lanjut disampaikan Kepala BPTP Yogyakarta, kegiatan yang dipusatkan di Rumah Kebon Nawari mengawali untuk para mitra/kelompok dilakukan bimbingan teknis baik dari aspek budidaya, managemen dan membangun kolaborasi atau corporasi yang nanti link bisnis dapat terintegrasi dengan dunia usaha sebagai jaringannya.

Menurut Soeharsono, banyak peluang usaha yang nantinya dapat dilakukan bersama mitra/kelompok mulai dari penyediaan pakan hingga usaha hilir terkait sektor pengolahan hasil ternak dengan melakukan inovasi sesuai tantangan yang ada saat ini.

“Jadi petani dan peternak bisa sukses kalau tersedia bibit dan pakan. Dan harapan kami, petani atau peternak dalam corporasi tersebut dapat membibitkan sendiri serta mendistribusikan pada anggota lainnya sehingga ini menjadi kekuatan baru, ayam kampung kita dikelola secara profesional,” ungkap Soeharsono.

Soeharsono menambahkan, BPTP bersama UGM saat ini akan melakukan pembinaan yang lebih masif lagi. Sebelumnya, menurut Soeharsono, pihaknya telah melakukan pembinaan pada skala kecil yakni peternakan perorangan yang ingin berkembang maju.

Program yang dibawa BPTP dan UGM Yogyakarta di Gunungkidul merupakan program besar dengan target hingga tahun 2024 mendatang.

“Harapan kita nanti Kapanewon Playen, Wonosari, Karangmojo, Ponjong dan Nglipar mampu menyiapkan sumber bibit ayam lokal, ayam KUB hasil riset BPTP bersama UGM. Jadi nanti mohon juga dukungannya dari pemerintah terutama pemangku wilayah yakni para Kepala Desa atau Lurah,” tutup Soeharsono. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

6 jam ago

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

17 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

2 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

4 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

5 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

5 hari ago