OPINI

BUM DESA MAJU MANDIRI, SETINGKAT DI ATAS POKDARWIS DEWA BEJO

WONOSARI, Senin Legi–Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang spesifik menangani Pariwisata, rentan dimusuhi oleh lembaga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Contoh paling aktual, demo yang dilakukan Pokdarwis Dewa Bejo terhadap BUM Desa Maju Mandiri beberapa saat lalu. Sementara  ditinjau dari sisi ketugasan, BUM Desa setingkat di atas Pokdarwis.

Kisruh Goa Pindul selama ini ibarat lingkaran setan. Dari lahir hingga kini terus bergolak, tenteram sejenak, kumat lagi. Pemerintah Kabupaten mengira, berdirinya BUM Desa Maju Mandiri menjadi senjata pamungkas yang mengakhiri segala macam konflik kepentingan.

Harapan dengan realitas jauh berbeda, karena  pelaku wisata Goa Pindul, terutama Pokdarwis Dewa Bejo tidak cerdas dalam memahami regulasi yang berlaku.

BUM Desa Maju Mandiri dibentuk berdasarkan undang-udang, begitu pula Pokdarwis Dewa Bejo. Sama-sama institusi resmi yang memiliki payung hukum. Perbedaanya, BUM Desa Maju Mandiri kedudukannya setingkat berada di atas Pokdarwis Dewa Bejo.

Jalan pikiran seperti di atas tidak disadari. Akibatnya perkembangan atau demo terakhir menunjukkan ironika yang aneh.

Mengutip Undang-Undang Desa, Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan usaha yang seluruh, atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa.

Modal  berasal dari kekayaan Desa, yang secara tegas dipisahkan, guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lain untuk kesejahteraan masyarakat Desa.

Pangkal tuntutan demo tempo hari, Dewa Bejo mencari keadilan. Tuntutan tersebut sangat aneh.

Pasalnya, merujuk undang-undang, BUM Desa Maju Mandiri ditugasi mengelola Goa Pidul untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Bejiharjo.

Tugas yang dipikul Pokdarwis Dewa Bejo, dalam hal ini Bagyo dan kawan-kawan, dipastikan hanya konsentrasi pada kepentingan yang lebih sempit.

Pergolakan Goa Pindul akan berhenti dengan sendirinya, sepanjang Dewa Bejo memahami regulasi secara benar. Tidak tahu aturan, sama saja tidak paham posisi. Maju Mandiri dengan Dewa Bejo, secara posisioning sangat berbeda.

Sejarah perintisan Goa Pindul memang berada di Tangan Dewa Bejo. Tetapi realitas mengatakan, sejarah tidak diatur dalam regulasi. Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago