GEDANGSARI – Jumat Pon | Kekeringan masih jadi masalah besar bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Di Padukuhan Mongkrong, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari misalnya, selama musim kemarau kebutuhan air masyarakat masih sangat mendesak.
Bertolak dari kondisi tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencoba hadir untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih bersama pemerintah Kecamatan Gedangsari.
VIDEO TERKAIT :
Sedikitnya 7 BUMN hadir dengan program pembangunan wakaf sumur bor, saluran air bersih dan Saluran Rumah (SR) untuk meredam dampak kekeringan.
Camat Gedangsari, Martono Iman Santoso menyampaikan, dalam kondisi musim kemarau panjang seperti saat ini, Ia akan terus menyemangati masyarakat agar bisa bahu membahu, melepaskan diri dari bencana kekeringan yang tiap tahun menghantui.
“Dengan hadirnya para donatur dengan berbagai bantuan dan inovasi semoga menjadikan Gedangsari melimpah air, sehingga kedepan Gedangsari semakin makmur ijo royo-royo,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan wakaf sumur bor ini, kedepan Gedangsari tidak lagi bergantung pada donatur bansos air bersih.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…