POLITIK

Dajjal Hadir Menawarkan Modal Dalam Satu Sistem Yang Menggurita

MINGGU LEGI | Prof. Dr. Yusril Isha Mahendra menyatakan, mungkin tidak di era sekarang tetapi anak cucu akan berat untuk keluar dari cengkraman China (Dajjal) di masa datang.

“Saya tahu ketika berada di dalam jaringan mereka, maafkan saya,” kata Yusril dalam artikel lepas yang beredar di WhatsApp jelang tutup tahun 2021.

Indonesia sedang diserang 5 kekuatan besar sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Diserang komunis yahudi, syiah, diserang kaum munafiqun dan diserang peng-asong aseng.

Lalu ada tafsiran baru, bahwa mereka berlima itu, sesuai suratan zaman secara kolaboratif membentuk sebuah system yang oleh Max Horkiemer muncul dalam bentuk modal.

Menurut Max Horkiemer modal itu buta, yang dalam konteks Dajjal bermata satu. Disebut buta karena dalam buku Dilema Manusia Rasional dia menulis bahwa manusia rasional itu sebenarnya irasional karena bukan manusia yang mengendalikan modal, tetapi modal mengendalikan manusia.

Yusril bilang, penyerangan telah dimulai dengan sangat sistematis. Kini, kata Yusril, mereka telah berhasil masuk ke bidang pemerintahan, ekonomi, politik, media, hukum, pertanahan, pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian, kesehatan, pendidikan, pesantren dan sebagainya.

Dajjal juga telah menguasai struktur birokrasi mulai dari DPR, MPR, KPK, Polisi, yang wajib independen non intervensi kini tunduk dalam genggaman rezim Dajjal. TNI juga nyaris.

Beberapa kiyai pesantren dan tokoh akademisi reformasi sudah mulai. Jabatan rektor yang juga wajib independen saat ini harus tunduk titah rezim.

Penawaran yang bersifat duniawi terus aktif mereka lakukan berupa hutang tanpa batas.

Yang paling parah, Dajjal telah berhasil mengubah konstitusi UUD 1945. Presiden bisa dijabat oleh WNI dengan KTP non pribumi.

Beberapa tokoh yang berupaya mengembalikan kemurnian konstitusi UUD 45 ditangkap dan dipenjara sebagai makar, walau tanpa pembuktian.

Dajjal menurut Alfian Tanjung adalah kontraktor dunia dengan program besar one belt one road. Dajjal tidak hanya ingin menjadi polisi dunia seperti Amerika. Dia ingin menjadi Tuhan Dunia. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

5 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

5 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

5 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago