PERISTIWA

Dam Parit Bentang 40 Meter Bakal Airi 25 Hektar Lahan Kering

NGLIPAR-KAMIS KLIWON | Warga Jeruk Legi, Desa Katongan, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul menerima bantuan Dam Parit yang dibangun melintang di Sungai Oya. Target utamanya adalah kesejahteraan petani setempat, efek luasnya diharapkan mendongkrak sumbangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) bidang pertanian.

Hal di atas disampaikan Bambang Wisnu Broto, Kepala Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Gunungkidul, usai melakukan peletakan batu pertama di pinggir Sungai Oya, Kamis 12-8-2021.

“Harapannya, tanpa ada Dam Parit panen 10 hektar, ketika dibantu pemerintah, panenan petani mestinya meningkat. Logikanya, sumbangan bidang pertanian terhadap PDRB pun menjadi naik, tidak hanya 24,67%, bisa lebih dari itu,” ujar Bambang Wisnu Broto, di sela-sela ramah tamah dengan Kelompok Tani Sedyo Mulyo.

Anggaran yang dibantukan kepada Kelompok Tani Sedyo Mulya sebesar Rp 142.125.000,00 untuk lahan seluas 25 hektar. Yang 70% atau Rp 99 juta telah cair, sedang pencairan tahap kedua, setelah fisik bangunan dan peralatan mencapai 50%.

Bangunan melintang di Sungai Oya disebut Dam Parit, bukan tanpa alasan. Menurut Bambang Wisnu Broto, bangunan tersebut tidak bisa disebut bendungan karena tingginya hanya 1 meter.

Fungsinya sebagai anggel atau penahan air, yang kemudian dipompa dengan disel untuk mengairi lahan kering milik petani.

Dalam kesempatan ramah tamah dengan Kelompok Tani Sedyo Mulya, Bambang Wisnu Broto didampingi Sigit dari Dinas Pertanian Tanaman dan Ketahanan Pangan DIY.

Dalam sambutan singkatnya Sigit atas nama Kepala Dinas mensupport petani, jika kekurangan pompa air bisa mengajukan proposal pinjam pakai ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY.

Proyek swakelola yang dibantukan secara hibah kepada warga Jeruk Legi diberi label opla atau optimalisasi lahan kering belum dipasang papan nama. Disarankan segera dibuat, agar tidak menimbulkan tanda tanya.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Dam Parit Lurah Katongan Jumawan, Dukuh Jeruk Legi, Babinkamtibmas Suparyoto, Sugeng Apriyanto pengusaha madu lanceng, Raharjo Yuwono jajaran Dinas Pertanian Pangan, pengurus dan anggota Kelompok Tani Sedyo Mulya, plus tamu undangan lain. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago