PLAYEN-KAMIS PAHING | Karsih (45) insan tuna wicara hidup sebatang kara dalam rumah kecil peninggalan orang tuanya. Pemerintah mulai dari dukuh hingga lurah tidak tinggal diam.
Wanita lajang itu warga Padukuhan Walikan 04/05, Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari.
Satu tahun terakhir dia hidup sendiri. Sebelumnya Karsih tinggal bersama Cadik Simbok yang amat dicintainya.
Untuk kebutuhan hidup sehari-hari dia mengandalkan bantuan Progran Keluarga Harapan dari pemerintah juga belas kasih tetangga.
“Kondisi Karsih sehat, dia tidak bisa berbicara sejak lahir,” ujar tetangga Karsih, 26-5-2022.
Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul selaku pemangku kepentingan dalam RPJMD 2021-2026 mengindentifikasi bahwa perempuan rawan sosial ekonomi sebanyak 3.940 orang.
Tuna wicara seperti Karsih tidak ada data, tetapi pemerintah Padukuhan mendaftarkan, sehingga Karsih menerima PKH.
Bambang Wahyu
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…