“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah semangat berperan aktif dalam lomba pengagungan ini, harapan kedepan semoga Siraman menjadi lebih baik dari saat ini,” ungkap Suparman.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Lomba Pengagungan Desa Siraman, Sukardi menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Saat ini kegiatan dipusatkan di Padukuhan Besari Desa Siraman, adapun anggaran biaya pelaksanaan dari APBDes sekitar 8,7 juta rupiah, selebihnya untuk keperluan lain swadaya masyarakat dan bukan pungutan,” jelas Sukardi.
Sukardi menambahkan, potensi Padukuhan Besari khususnya dan Desa Siraman pada umumnya adalah sentra usaha masyarakat berupa industri tahu dan tempe dan kerajinan Batik Selo Sri Ratu. Selain itu potensi sumber daya alam meliputi Taman Pancuran, Embung serta Pasar Kawak.
“Dalam bidang seni budaya disini juga banyak sanggar atau kelompok seniman yang telah eksis. Harapan kami Siraman benar-benar menjadi Suminar dalam perekonomian dan pemberdayaan masyarakatnya,” pungkas Sukardi. (ag)
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…