WONOSARI-RABU PON | Diduga gagal dalam urusan cinta, CSA (22) remaja putri asal Padukuhan Tegalsari 07/08, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul melakukan aksi nekat dengan cara gantung diri, di akhir bulan Ramadhan 1442 H/2021 M, Rabu, (12/05/2021).
Informasi yang berhasil dikumpulkan, korban ditemukan gantung diri di blandar dapur rumah pada pukul 17.45 WIB. Diketahui korban melakukan aksi gantung diri ketika berada di rumah seorang diri sementara orang tuanya sedang pergi.
Ketika orang tua korban sampai di rumah, mengetuk pintu dan memanggil nama korban namun tidak ada jawaban. Khawatir terjadi sesuatu dengan anaknya, ibu korban meminta bantuan warga agar mendobrak pintu yang terkunci dari dalam. Setelah pintu terbuka, diketahui korban sudah dalam posisi gantung diri.
Bhabinkamtibmas Kalurahan Siraman, Bripka Suryantara saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tersebut. Surya menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan Tim Medis diketahui korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri.
“Hasil pemeriksaan tim dokter tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan. Ketika petugas sampai lakosi, posisi korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga,” tutup Suryantara. (Agus SW)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…