GUNUNGKIDUL – RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, ditemukan meninggal dunia di sebuah selokan wilayah Alas Pace, Padukuhan Karangsari, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (24/6/2026) pagi. Korban tenggelam setelah terjatuh dari jembatan bambu setinggi 2,5 meter.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Emi, seorang warga setempat pada sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat itu, Emi yang sedang beraktivitas di ladang melihat benda mencurigakan di dalam selokan di bawah jembatan bambu yang awalnya dikira tumpukan sampah.
“Setelah saya dekati, ternyata sesosok laki-laki dalam posisi miring agak telungkup di genangan air dan sudah tidak bergerak,” ujar Emi dalam keterangannya,
Rabu (24/6/2026).
Melihat kejadian tersebut saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan meneruskan laporan ke Polsek Nglipar serta Puskesmas Nglipar I.
Selanjutnya, petugas kepolisian bersama warga kemudian langsung mengevakuasi tubuh korban dari dalam air.
Hasil Pemeriksaan Medis dan Kronologi
Tim Medis Puskesmas Nglipar I yang memeriksa kondisi korban menyatakan bahwa AS sudah dalam keadaan meninggal dunia saat dievakuasi.
Petugas juga menemukan luka lecet pada bagian punggung samping, pinggang, serta busa pada mulut korban. Namun, tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Kapolsek Nglipar, AKP Aris Sugiyanto melalui keterangan resminya menyatakan, korban murni meninggal akibat henti napas setelah terjatuh ke dalam air.
Kondisi fisik korban yang sudah lanjut usia diduga menjadi faktor utama korban kehilangan keseimbangan saat melintasi jembatan bambu.
Sementara itu, pihak keluarga menjelaskan bahwa korban diketahui mengidap riwayat penyakit asma kronis dan dalam beberapa waktu terakhir sering terlihat linglung.
Korban dilaporkan telah meninggalkan rumah sejak pukul 03.00 WIB dini hari tanpa berpamitan.
Diketahui, jarak rumah tinggal korban dengan lokasi penemuan jasad AS berkisar 30 menit perjalanan kaki.
Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan medis, pihak Polres Gunungkidul bersama Piket SPKT langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung membawa jenazah untuk disucikan serta dimakamkan di pemakaman setempat.
Penulis :Dedi(JK)
Editor. :HRD
Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/00
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…