Sementara tata kelola atau penanganan anthrax pada hewan disisir mulai dari Ngrejek Wetan hingga Semanu Barat.
Bersama Bupati Gunungkidul, Dirjen P2P Kementerian Kesehahan RI melakukan analisa dampak bahwa bakteri anthrax yang berbentuk spora bisa bertahan hidup puluhan tahun di dalam tanah.
“Cara penularan anthrax bisa melalui rumput atau hijauan pakan ternak,” simpul kedua pejabat tersebut.
Hal yang perlu dilakukan, vaksinasi hewan tidak hanya secara sampling (acak) tetapi harus secara total.
Tidak kalah penting, lanjut Dirjen P2P Kemenkes RI, perilaku hidup bersih, pola pemberian pakan, serta pengobatan rutin terhadap hewan harus diperhatikan. (Wnb)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…