KARANGMOJO-RABU KLIWON | Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan, Kemendikbud RI, melakukan Kunjungan di Galeri Seni Joglo Mbah Gito, yang beralamat di Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa, (09/03/2021) sore. Selain itu, rombongan juga mengunjungi Sendang Beji, yang menurut rencana akan dijadikan icon Watter Castel Gunungkidul.
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang diagendakan oleh Dirtjen Kebudayaan RI setelah sebelumnya meninjau lokasi Taman Budaya Gunungkidul.
Dengan banyaknya potensi budaya yang dapat di kembangkan di Kalurahan Bejiharjo menjadi hal yang berkesan bagi sejumlah rombongan Dirtjen Kebudayaan RI.
“Saya harap, Desa Bejiharjo ini menjadi percontohan Desa Mandiri Budaya bagi desa-desa lainya,” ucap Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan,” Dra.Fitra Arda.M.Hum,” Selasa (09/03/2021) sore.
Sementara itu, Plt Kepala Desa Bejiharjo, Sakimin mengungkapkan bahwa, kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi desa kami untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada.
Dengan adanya program Desa Mandiri Budaya yang di alokasikan dari dana Keistimewaan, di harapkan desa dapat terus berinovasi sehingga kedepa dapat menjadi contoh untuk desa-desa lainya.
“Semoga dengan adanya program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan tentu dapat memaksimalkan potensi budaya, wisata dan ekonomi creative di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” katanya. (Heri)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…