WONOSARI, SELASA PON-Anggota Komisi I, DPR RI, Dr. H. Sukamta, dalam dialog dengan masyarakat Gunungkidul, Minggu, (01/04) di salah satu rumah makan, mengingatkan kemungkinan adanya gerakan radikalisme di Wilayah DIY. Radikalisme tidak bisa dilawan dengan senjata, tapi harus dengan dialog.
Dalam kesempatan itu, Sukamta mengajak seluruh komponen masyarakat DIY untuk mewaspadai sikap dan gerakan radikalisme.
Anggota DPR RI Dapil DIY dari PKS ini juga mengajak kepada tokoh masyarakat untuk mencegah, jangan sampai radikalisme tumbuh dan berkembang di DIY. Menurut dia sikap radikal itu tidak munguntungkan. Radikalisme tidak ada tempat di negeri ini.
Dia berharap supaya tokoh masyarakat di forum, atau pertemuan, baik formal maupun non formal menyampaikan pencerahan.
Radikalisme menurutnya tidak bisa dilawan dengan senjata, tetapi harus dengan dialog dan pendekatan manusiawi.
Kedatangan Sukamto di Gunungkidul bukan karena Gunungkidul tumbuh radikalisme. Dia sebagai anggota komisi I punya tanggungjawab untuk mensosialisasikan fenomena di seluruh DIY. (Jok)
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…