WONOSARI, SELASA PON-Anggota Komisi I, DPR RI, Dr. H. Sukamta, dalam dialog dengan masyarakat Gunungkidul, Minggu, (01/04) di salah satu rumah makan, mengingatkan kemungkinan adanya gerakan radikalisme di Wilayah DIY. Radikalisme tidak bisa dilawan dengan senjata, tapi harus dengan dialog.
Dalam kesempatan itu, Sukamta mengajak seluruh komponen masyarakat DIY untuk mewaspadai sikap dan gerakan radikalisme.
Anggota DPR RI Dapil DIY dari PKS ini juga mengajak kepada tokoh masyarakat untuk mencegah, jangan sampai radikalisme tumbuh dan berkembang di DIY. Menurut dia sikap radikal itu tidak munguntungkan. Radikalisme tidak ada tempat di negeri ini.
Dia berharap supaya tokoh masyarakat di forum, atau pertemuan, baik formal maupun non formal menyampaikan pencerahan.
Radikalisme menurutnya tidak bisa dilawan dengan senjata, tetapi harus dengan dialog dan pendekatan manusiawi.
Kedatangan Sukamto di Gunungkidul bukan karena Gunungkidul tumbuh radikalisme. Dia sebagai anggota komisi I punya tanggungjawab untuk mensosialisasikan fenomena di seluruh DIY. (Jok)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…