WONOSARI, SELASA PON-Anggota Komisi I, DPR RI, Dr. H. Sukamta, dalam dialog dengan masyarakat Gunungkidul, Minggu, (01/04) di salah satu rumah makan, mengingatkan kemungkinan adanya gerakan radikalisme di Wilayah DIY. Radikalisme tidak bisa dilawan dengan senjata, tapi harus dengan dialog.
Dalam kesempatan itu, Sukamta mengajak seluruh komponen masyarakat DIY untuk mewaspadai sikap dan gerakan radikalisme.
Anggota DPR RI Dapil DIY dari PKS ini juga mengajak kepada tokoh masyarakat untuk mencegah, jangan sampai radikalisme tumbuh dan berkembang di DIY. Menurut dia sikap radikal itu tidak munguntungkan. Radikalisme tidak ada tempat di negeri ini.
Dia berharap supaya tokoh masyarakat di forum, atau pertemuan, baik formal maupun non formal menyampaikan pencerahan.
Radikalisme menurutnya tidak bisa dilawan dengan senjata, tetapi harus dengan dialog dan pendekatan manusiawi.
Kedatangan Sukamto di Gunungkidul bukan karena Gunungkidul tumbuh radikalisme. Dia sebagai anggota komisi I punya tanggungjawab untuk mensosialisasikan fenomena di seluruh DIY. (Jok)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…