NGLIPAR, Senin Wage – Sumardiyono 45, warga RT 02/05, Padukuhan Gagan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar menderita kangker darah. Digerogoti penyakit selama 2 tahun, lelaki itu hanya tergeletak lemah di tempat tidur.
Pasangan Sumardiyono dan Sumiati, 4 anak 2 cucu ini menjalani hidup sehari-hari mengandalkan anak pertama yang bekerja sebagaui pembantu rumah tangga.
“Jangankan berobat, untuk memberi makan anak dan cucu saja susah,” ucap Sumardiyono lirih, (20/11).
Selama sakit, Sumardiyono yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga serabutan ini tidak bisa beraktivitas. Berjalan dia kesulitan, duduk hanya bertahan sebentar.
Sang istri, Sumiati berniat bekerja mencari uang tetapi terbentur mengurus suami juga anak cucu.
Sumardiyono, kini hidup numpang di rumah saudara. Rumah yang ditempati tidak layak huni, saat ini sedang dibongkar warga secara gotong royong untuk diperbaiki.
“Baznas Cabang Gunungkidul memberikan bantuan berupa semen, pasir dan bata merah,” terang Sularjo, Kaur Kesra Desa Pengkol.
Bantuan dari Baznas belum mencukupi, menyusul Polsek Nglipar meringankan beban dengan mengirim semen.
Sebentar lagi rehap rumah selesai, tetapi Sumardiyono tetap menderita, karena dia harus terkapar di tempat tidur.
Reporter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…