JAKARTA, Kamis Pahing-Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Riau I Effendy Sianipar, mengecam aksi brutal teroris di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau kemarin.
Effendy meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terpancing dengan provokasi yang justru menambah kegaduhan.
“Penyerangan Mapolda Riau merupakan perbuatan biabad dan keji. Apalagi, kata dia ada korban jatuh dari anggota polisi,” ujarnya kepada wartawan Kamis (17/05).
Effendy berharap, aparat kepolisian di seluruh Indonesia terus meningkatkan kewaspadannya. Karena, lanjut Effendy, yang menjadi target para teroris selama ini adalah polisi.
“Terus tingkatkan kewaspadaan dan kesigapan aparat polisi,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) ini.
Mapolda Riau Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09:05 WIb diserang teroris yang menggunakan mobil jenis Avanza.
Saat akan dilakukan pemeriksaan di pos pintu masuk Polda, tiba-tiba dari dalam mobil keluar empat pelaku yang membawa samurai.
Mereka langsung melakukan penyerangan kepada petugas yang berjaga di pintu keluar Polda Riau.
Dalam aksi ini, 4 orang teroris tewas ditembak oleh petugas. Sementara satu anggota polisi bernama Ipda Auzar meninggal akibat serangan teroris. (tan/har)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…