PERISTIWA

Enam Kendaraan Bermotor Terlibat Kecelakaan Beruntun

GUNUNGKIDUL (SELASA LEGI) Enam kendaraan roda dua berjalan beriringan dari arah Wonosari menuju Yogyakarta terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Jogja-Wonosari KM 18, tepatnya di Dusun Patuk, Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (21/10) pagi. Akibatnya tujuh orang korban luka harus dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek melalui Kanit Lantas Polsek Patuk, Iptu Paryadi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 07.10 WIB.

Enam kendaraan bermotor yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut, dikatakan Paryadi, masing-masing Yamaha N-Max AB-4926-RP, Honda Beat AB-2559-UM, Honda Beat AB-3032-MV, Honda Beat AB-3938-YY, dan Honda Megapro Nopol AB-3704-CD. Sementara, untuk satu kendaraan bermotor lain tidak diketahui indentitasnya.

Untuk data pengendara, diungkapkan Paryadi, Yamaha N-Max dikendarai Mahadi (30), berboncengan dengan Tri Rahayu (31) keduanya merupakan warga Silingi 06/01, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Selain itu, untuk Honda Beat Nopol AB-2559-UM dikendarai oleh Rohani (40) seorang ibu rumah tangga warga Temu 02/07, Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Sementara, Honda Beat dengan nomor polisi AB-3032-MV, dikendarai oleh Yoga Prastawan (23) alamat Gluntung 14/03, Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, berboncengan dengan Mega Oktavia (22) alamat Gumawang 023/06, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Selanjutnya, Honda Beat AB-3938-YY dikendarai Rindi Eviani (18) seorang pelajar mahasiswa alamat Dengok III, 10/03, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Terakhir, Honda Megapro dikendarai oleh Ilham Alfin Aziz (22) alamat Kwarasan Kulon 05/03, Kalurahan Kedung Keris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Kronologi Kejadian

Semula, diterangkan Paryadi, ke enam kendaraan sama-sama melaju dari arah Wonosari menuju Yogjakarta.

“Posisi kendaraan tidak dikenal identitasnya berada paling depan, disusul ke-5 sepeda motor berurutan dengan jarak saling berdekatan, berada di belakangnya,” ucap Paryadi.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Paryadi berujar, kondisi jalan lurus, menanjak, dan garis marka tidak putus, sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya tersebut, tiba-tiba mengurangi kecepatan mendadak.

“Karena jarak terlalu dekat, maka ke-5 sepeda motor yang berada di belakangnya tidak mampu menguasai laju kendaraannya, dan saling bertabrakan,” terangnya.

Korban Luka

Akibat kejadian tersebut, beberapa orang mengalami luka-luka antara lain, pengendara Honda Beat, Rohani, mengalami luka lecet pada bagian kaki, sadar dan dirawat di Puskesmas 1 Patuk.

Kemudian, pengendara Honda Megapro, mengalami luka sobek di bagian kaki kanan, menjalani rawat jalan di RS. Nurohmah Playen, Gunungkidul.

Selanjutnya, pengendara Honda Beat mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan. Sementara, untuk pembonceng mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan, serta sobek pada bagian bibir, keduanya menjalani rawat jalan di Puskesmas 1 Patuk.

Selain itu, pengendara Honda Beat AB-3938-YY, juga mengalami lecet di bagian kaki. Sadar, menjalani rawat jalan di Puskesmas 1 Patuk.

Sementara untuk, pengendara Yamaha N-Max, mengalami luka lecet di bagian tangan, dan pembonceng juga mengalami lecet pada bagian tangan dan kaki, keduanya juga menjalani rawat jalan di Puskesmas 1 Patuk.

Kerugian Materi

Meski tidak ada korban jiwa, ditambahkan Paryadi, sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan antara lain, Yamaha N-Max  baret di body kanan dan depan.

Honda Beat AB-2559-UM mengalami baret di bagian body depan dan samping. Honda Beat AB-3032-MV, baret di bagian slebor dan bodi kanan. Honda Beat AB-3938-YY, baret di bagian slebor depan dan lecet di bodi kiri, serta motor tidak bisa dinyalakan.

“Sementara, untuk Honda Megapro, mengalami pecah bagian speedo meter, dan stang sender,” pungkasnya.

Penulis: Akbar
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaDcLx896H4QJGQ1ZS0v
infogunungkidul

Recent Posts

Kepala BGN, Naniek Deyang Mengundurkan Diri

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…

6 jam ago

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

3 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

3 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

5 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

5 hari ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

2 minggu ago