OPINI

Gadget Rampas Sepak Tekong

BERBAGAI jenis permainan tradisional yang sering dilakukan anak-anak di berbagai belahan dunia kini hampir bahkan telah punah. Demikian juga di Kabupaten Gunungkidul, meski keberadaanya mengajarkan banyak hal mulai dari ketangkasan, kekompakaan, hingga kecerdaasan, namun “Dolanan Bocah” tersebut kini terlindas seiring dengan berkembangnya Gadget.

Di era tahun 1980-an, permainan anak-anak atau di Gunungkidul disebut dengan istilah “Dolanan Bocah”, hampir tiap hari dapat kita jumpai. Meski terlihat sepele namun banyak hal diajarkan pada permainan bocah pada era tersebut.

Salah contoh dari sekian banyak permainan atau dolanan bocah tersebut “Benthik” misalnya. Selain melatih fisik dan ketangkasan Benthik merupakan salah satu permainan unik.

 

Permainan Benthik (Foto: kompasiana.com)

 

Bermain Benthik membutuhkan kefokusan, untuk memenangkan permainan ini bahkan dibutuhkan strategi sekaligus kerjasama tim.

Benthik merupakan permainan tradisional yang menggunakan bambu sebagai alat pemukul dan stik pendek terbuat dari kayu atau bambu.

Cara bermain benthik sangat sederhana. Pemain akan memukul stik pendek (janak:red) kemudian lawan harus bisa untuk menangkap stik pendek tersebut.

 

Permainan Gatheng (Foto: facebook.com)

 

Selain Benthik, permainan (dolanan) Gatheng juga merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang dapat melatih kecepatan tangan, berhitung sekaligus melatih kemampuan motorik.

Gatheng merupakan permainan peninggalan Jaman Kerajaan Islam, menggunakan batu kecil (kerikil). Selain individu, Gatheng juga dapat dimainkan secara kelompok.

Untuk memulai permainan, harus dilakukan pingsut atau hompimpa terlebih dahulu sebagai penentu siapa yang berhak main terlebih dulu.

Selain itu cara bermainnya pun terlihat mudah, pemain akan melempar batu keatas kemudian menangkapnya lagi. Namun saat batu dilempar pemain harus mengambil batu yang lain sebelum kemudian menangkap batu yang dilempar tersebut.

Dalam permainan Gatheng anak-anak diajarkan ketangkasan, kecepatan, berhitung dan kejujuran.

 

Permainan Sepak Tekong (Foto: kabarsumbar)

 

Selanjutnya permainan Sepak Tekong atau Sepak Sekong. Meski alat yang digunakan berbeda beda, namun inti permainan ini tetap sama. Seorang penjaga tekong dan pemain lain bersembunyi. Sedangkan penjaga harus bisa menemukan persembunyian pemain lain dengan tetap menjaga tekongnya agar tidak dirusak oleh pemain lainya (lawan).

Dibeberapa daerah Sepak Tekong menggunakan bola sebagai tekongnya namun ada juga yang menggunakan pecahan genteng yang ditata secara menumpuk menyerupai Piramida.

Pada permainan Sepak Tekong, anak-anak dilatih secara fisik untuk adu cepat. Selain itu, pemain juga diajarkan cara memutuskan kapan harus berlari untuk memenangkan permainan.

Dari ketiga contoh permainan tradisional tersebut dapat kita simpulkan bahwa banyak pelajaran yang terkandung pada tiap jenis permainan tradisional anak-anak.

Namun demikian keberadaan permainan tersebut kini hampir punah dengan semakin berkembangnya Gadget. Pertanyaan besar yang terabaikan “Apa yang akan terjadi dengan kondisi penglihatan seseorang yang sejak usia dini berhadapan dengan gadget”?.

Sementara, sejuta kenangan, kebersamaan di masa kecilpun tidak akan dimiliki lagi oleh generasi penerus bangsa ini.

“Sebagai salah satu bangsa yang menjunjung tinggi kebudayaan, mestinya kita memiliki penyeimbang agar dapat mempertahankan warisan budaya, salah satunya yakni permainan tradisional anak-anak”.

Penulis: A Yuliantoro

infogunungkidul

Recent Posts

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

6 hari ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

1 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

2 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

2 minggu ago

Adu Banteng CBR Vs Supra, Satu Korban Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…

4 minggu ago