EKONOMI

Garotan, Lawan Kemiskinan Dengan Kemandirian

SEMIN, Minggu Pahing, -Melawan kemiskinan dengan kemandirian, mungkin ungkapan yang tepat untuk menggambarkan keadaan masyarakat di Padukuhan Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin. Sekelompok masyarakat tani yang mampu melawan kemiskinan dengan kebersaman, mengutamakan hidup bergorong-gorong.

Dengan cara mengintegrasikan antara pertanian dengan peternakan, dusun ini mampu membuat terobosan baru, bahkan menciptakan bio gas untuk kebutuhan rumah tangga yang realatif lebih aman dari ancaman bahaya kebakaran.

Biodigester yang dibuat sebanyak 43 Unit, dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh warga Garotan, sehingga secara tidak langsung ikut mendorong terbentuknya rasa kebersamaan.

Tidak hanya pertanian yang dapat menghasilkan panen melimpah, namun demikian peternakan juga mampu menambah penghasilan yang menjanjikan bagi warga masyarakat.

Kelompok masyarakat membuktikan dengan memelihara sapi sebanyak 46 ekor, yang kotoranya digunakan untuk bahan baku biogas.

Hal ini terungkap dalam temu wicara antara masyarakat Dusun Garotan dengan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Ir. Bambang Wisnu Broto, bersama Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs Immawan Wahyudi, MH di Dusun Garotan, Sabtu, (06/01).

Dalam kesempatan itu, Ir Bambang Wisnu Broto, menyambut baik gagasan cemerlang warga Padukuhan Garotan sehingga mampu menciptakan terobosan baru.

Lebih jauh ia menerangkan bahwa secara teknologi, prinsip pembuatan biogas adalah memanfaatkan gas metana –gas yang mudah terbakar– yang terdapat didalam kotoran sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, terutama untuk konsumsi keluarga.

“Untuk itu, tentu selain perlu adanya hewan sapi sebagai pemasok kotoran, juga perlu sarana penampungan kotoran itu agar dapat berproses menghasilkan gas metana,” jelasnya.

Ia juga  mendorong para petani untuk terus berkarya mengembangkan pertanian yang lebih maju dan mandiri.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menyampaikan kekagumanya pada masyarakat Desa Bendung dengan semangat kebersamaan dan kekuatan sendiri, mampu melawan kemiskinan yang saat ini menjadi momok masyarakat.

“Warga disini mampu menciptakan etos kerja yang tinggi untuk membangun desanya menjadi desa yang mandiri,” ucapnya.

 

Reporter: W. Joko Narendro_ig

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

23 jam ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

4 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

5 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

1 minggu ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

2 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago