WONOSARI, SENIN PON-Sampai bulan September 2018, jumlah Guru Tidak Tetap (GTT), Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Pegawai Tetap Yayasan (PTY) 1.392 orang. Mereka menerima honorarium dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 200.000,00. Selebihnya, masuk Kategori 2 (K2) dengan honor diatas 1 juta rupiah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Drs. Sulistiyono, M.Si menjelaskan, GTT/PTT berjumlah 1.392 itu terdaftar lewat Unit Pelayanan Tehnis (UPT) setiap kecamatan.
“Yang tidak menerima honor dari anggaran APBD masih banyak. Honor diambilkan dari dana Bos,” ujarnya tanpa menyebut jumlah GTT/PTT yang dimaksud.
Dia memaparkan GTT/PTT K2 tersebar di: (1). Sekolah Dasar (SD) 8 orang, (2). PTT SD 38 orang, (3). PTT Taman Kanak-kanak (TK) 2 orang, dan (4). GTT TK 5 orang, masing-masing menerima honor Rp 1.250,000,00. Yang lain ada di PTT UPT 1 orang dengan honor Rp 1.350.000,00.
GTT/PTT/PTY sejumlah 1.392, akan diusulkan ke Bupati Gunungkidul sebanyak kurang lebih 770 orang, supaya honorarium dinaikan menjadi Rp. 600.000,00 per bulan.
“Mudah-mudahan, jika memenuhi syarat pendidikan, usulan itu terelaisasi tahun 2019,” pungkasnya. (Joko)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…