GUNUNGKIDUL-SENIN PON | Kelompok UMKM Perak Kabupaten Gunungkidul mengundang lembaga Bayam Brazil Qu Corporation (BBQC) Yogyakarta untuk membeberkan budi daya Bayam Brazil atau babraz. Didik Purwanto selaku nara sumber kedodoran menjawab pertanyaan peserta terkait pemasaran produk.
“Dengan menanam Bayam Brazil niatnya 170 anggota UMKM berharap bisa mengembangkan bisnis bidang pertanian,” ujar peserta, Minggu 30/1/2021.
Sayang sekali paparan Didik Purwanto tidak memuaskan calon petani Bayam Brazil. Sementara di forum itu terungkap bahwa satu paket bibit babraz seharga 1 juta rupiah.
Didik Purwanto atas nama BBQC sebatas mengajak anggota UMKM Perak untuk menanam Bayam Brasil tanpa memberi tahu peluang pasar.
Dia hanya berbicara sekilas bahwa ada perusahaan yang menampung produksi tanpa menyebut nama perusahaan yang dimaksud.
Umi Widyaningsih Ketua Kelompok UMKM Perak terlihat sedikit gemes.
“Mengundang Pak Didik Purwanto ini tidak gratis,” kata Umi seperti menahan rasa.
Kliwat peserta lain dari Ponpes Al Hikmah Karangmojo bahkan kurang percaya kalau Babraz didatangkan dari Brazil.
“Penamaan itu merupakan kiat pemasaran supaya banyak yang tertarik,” ujarnya sembari tertawa.(Bambang Wahyu Widayadi)
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…