Nuansanya sangat berbeda dengan warga Padukuhan Pudak yang menunggu sejak pagi kiriman air dari Mayor Sunaryanta.
Marsilah dan Sadri mengaku, bahwa sejak bulan Maret 2019, hujan telah berhenti. “Sudah tiga kali kami beli air,” ujar mereka.
Perihal keperluan mandi, mereka melakukan sehari dua hali, tetapi terbatas, atau dibatasi tidak lebih dari satu ember.
Pengalaman Suti (49) tetangga Marsilah dan Sadri, beda lagi. Air bersih, sebagian dia gunakan untuk memberi minum satu sapi dan lima ekor kambing piaraannya.
Suti seperti harus mengalah, sehari cuma minum dua gelas, sementara sapi dan kambing harus dia beri minum hingga 10 ember. (Bambang Putih)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…