Categories: PERISTIWA

https://infogunungkidul.com/versi-lama//dashboard/file/baru/Tangan_Masinah_Bengkak_dan_Melepuh_akibat_diduga_digigit_ular_tanah.jpg

SAPTOSARI, SABTU WAGE– Masinah (60), warga Padukuhan Bulurejo 01/07, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari menjalani rawat inap di RSUD Wonosari. Perempuan itu diduga digigit ular tanah. Tangan Masinah bengkak akibat bisa ular tanah.

Informasi yang berhasil dihimpun media menyebutkan, peristiwa terjadi Sabtu (12/01) sore ketika Masinah sedang merumput untuk pakan sapi di ladang.

Saat kejadian ada warga lain yang juga di lokasi yang sama, sehingga setelah diketahui Masinah digigit ular, warga cepat membawanya ke rumah sakit.

Tetangga korban yang engan disebut namanya menceritakan, malam hari setelah digigit ular, Masinah beberapa kali muntah darah.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hingga saat ini Masinah masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari.

“Ular yang menggigit ujung telapak tangan mBah Masinah sebesar jempol kaki orang dewasa. Dia digigit 3 kali,” jelas tetangga Masinah.

Sementara itu Aji Rahmad, Pengurus Yayasan Sioux Ular Indonesia menjelaskan, bisa ular tanah satu level di bawah racun ular kobra. Menurut Aji, korban gigitan ular tanah bila tidak segera ditangani akan berakibat fatal. Korban bisa meninggak karena jaringan darah rusak.

“Biasanya pihak rumah sakit dengan cepat memberi suntik antivenom,” terang Aji, Sabtu, (19/01).

Dia menambahkan, pada prinsipnya untuk memberikan pertolongan korban harus segera dibawa ke rumah sakit. Pihak rumah sakit juga harus tahu apa yang perlu dilakukan karena penanganan bisa ular beracun perlu pelatihan khusus.

“Selain obat medis korban perlu di suport minum madu, untuk memulihkan kulit dan sel yang rusak,” jelas Aji Rahmad. (Ag/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago