PERISTIWA

Hujan Deras, SMP 3 Saptosari Kembali Terendam Banjir

SAPTOSARI-MINGGU LEGI | Hujan yang melanda Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu malam hingga Minggu (10/01/2021) pagi, mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa titik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun menimbulkan kerugian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, hujan turun dengan instensitas tinggi di Gunungkidul, khususnya di Kapanewon Saptosari mengakibatkan banjir dengan kedalaman 20 cm hingga 1 meter.

“Namun genangan berangsur surut meski sempat mengganggu aktivitas warga,” katanya.

Sebelumnya, genangan air setinggi lutut orang dewasa menggenangi dan menutup jalan yang menghubungkan antara Kalurahan Planjan, dan Kanigoro yang menuju arah pantai Ngobaran.

Hala tersebut, diungkapan Edy Basuki, mengakibatkan terhambatnya akses jalan.

“Tetapi sudah mulai surut sehingga kondisi jalan mulai lancar,” terangnya.

Selain itu, Edy menambahakan, bahwa genangan air juga merendam SMP 3 Saptosari, di Padukuhan Gedangklutuk, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari.

Banjir yang merendam halaman sekolah mencapai ketinggian 80-100 cm. Bahkan, Edy berujar, genangan air masuk ke ruang kelas hingga mencapai ketinggian 50 cm.

Menurut Edy, banjir yang terjadi di SMP Negeri 3 Saptosari merupakan banjir musiman yang terjadi pada tahun.

Penyebabnya, diungkapkan Edy, bahwa posisi SMP 3 Saptosari berada di tanah cekungan (lembah). Upaya merelokasi gedung SMP 3 Saptosari sebenarnya sudah dilaksanakan namun gedung baru belum maksimal difungsikan.

“SMP 3 Saptosari itu sudah langganan banjir setiap tahun,” terangnya.

Sementara untuk, ditambahkan Edy barang maupun perabot sekolah yang berada di dalam ruang kelas dan kantor sudah diamankan sebelumnya. Pengurus sekolah bersama warga sekitar telah melakukan antisipasi sebelumnya.

Hujan lebat juga mengakibatkan tanah longsor di Padukuhan Bersih RT 05, Kalurahan Semin, Kapanewonan Semin. Tanah longsor menimpa rumah Sardiyono Minggu, (10/1/21) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.

“Tanah yang longsor itu ada di belakang rumahnya,”terangnya.

Akibatnya, lebih jauh Edy menjelaskan, bangunan dapur milik Sardiyono roboh tertimpa longsoran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Warga mulai kerjabakti untuk menyingkirkan longsoran dan puing rumah,” pungkasnya. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

2 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

5 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

3 minggu ago