GEDANGSARI, RABU PON-Intan Kartika Dwi Safitri, seorang ibu muda hendak melahirkan anak pertama kesulitan biaya. Dia mengaku belum memiliki Kartu Indonesa Sehat (KIS). Pemerintah Kecamatan Gedangsari menfasilitasi mencari solusi.
“Kami memberdayakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk mendampingi mbak Intan ke RSUD Wonosari,” kata Martono Imam Santoso, Camat Gedangsari, (22/01).
Dikonfirmasi, TKSK Gedangsari, Darmwan Ansori membenarkan, sebagai kepanjangan Camat di bidang sosial, dia mendampingi sekaligus mengantar Intan ke RSUD Winosari.
Kelahiran anak pertama, bagi Itan dan suaminya, Yosi Firmanjaya Suliyanto yang bekerja sebagai buruh kasar terbilang berat. Dia sudah berdiri sebagai KK, tetapi belum memperoleh KIS.
“Itu sebabnya kami turun tangan mencari Jaminan Garba. Jaminan ini untuk persalinan yang dikeluarkan okeh Bapeljamkesos DIY,” terang Darmawan.
Menurutnya, syarat untuk mendapat jaminan penyangga ataupun garba harus warga DIY berobat di RS kawasan DIY
Difasilitasi Garba, biaya persalinan di RSUD Wonosari menjadi gratis. Pasien hanya menanggung ongkos hidup selama berada dalam perawatan.
“Sebatas itu yang bisa saya lakukan selaku TKSK Gedangsari,” pungkas Darmawan Ansori. (Bambang Wahyu Widayadi)
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…