Infogunungkidul, Jumat Legi – Data tanah Kasultanan dan Kadipaten yang dilacak saat ini pada dasarnya menggunakan peta buatan Belanda. Sesuai gambar, Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten memiliki 13.000 bidang tersebar di empat kabupaten, satu kota. Tanah tersebut oleh Pemda DIY sedang diupayakan untuk disertifikatkan, atas nama Kraton Yogyakarta. Kalau semua berjalan lancar, pensertifikatan tanah butuh waktu 13 tahun.
“Sesuai data sampai akhir Desember 2016, Pemda DIY baru menyelesaikan sebanyak 4.046 bidang,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY (4/8).
Komisi A DPRD DIY yang membidangi pemerintahan ini berharap, agar Pemda DIY melakukan percepatan. Waktu bisa dipersingkat, sehingga pensertifikatan tanah kasultanan tidak melampaui tahun 2025.
Di Kabupaten Gunungkidul, menurut catatan politisi PDIP dapil Kodya Yogyakarta ini terdapat 4000 bidang. Tiap tahun hanya bisa diselesaikan sekitar 300 bidang, maka penyelsaian akan memakan waktu 13 tahun.
“Pensertifikatan tanah kasultanan dan kadipaten akan selesai tahun 2030. Itu terlalu lama,” kata dia.
Percepatan inventarisasi itu menurut Eko, bisa dilakukan dengan menambah anggaran dan sumberdaya manusia. Tidak kalah penting, Pemda DIY harus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional.
Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…