Categories: NASIONAL

IWO Indramayu-Sumedang Resmi Dilantik

SUMEDANG, Rabu Wage-Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) se Jawa Barat resmi dilantik, di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Selasa (8/5).

Puluhan anggota yang terdiri dari IWO Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu ini dilantik langsung oleh Ketua PP IWO Indonesia Jodhy Yudono.

Prosesi pelantikan dilakukan dengan pembacaan SK oleh Sekretaris PP IWO Edward Panggabean dan penyerahan pataka IWO ke tiap Ketua IWO masing-masing kabupaten oleh Ketum IWO Jodhi.

Kepengurusan IWO Sumedang dipimpin Maman Koswara sedangkan Indramayu oleh Tomi Indra Priyanto.

Jodhy berpesan ke masing-masing ketua IWO agar dapat menjaga amanah yang diberikan. Juga seluruh anggota yang sudah dilantik agar dapat menjalankan AD/ART organisasi.

“Saya berikan amanah ini. Saya harap amanah ini dapat dijaga,” ujar Jodhy memberikan pataka ke masing-masing ketua.

Sementara, dalam sambutannya, Jodhy menuturkan, di zaman now, wartawan harus memiliki jaringan.

Saat ini, jaringan IWO sudah tersebar di 32 provinsi dan 52 kabupaten/kota se Nusantara.

“IWO bukan organisasi yang sembarangan,” sebutnya.

Jodhy menuturkan, IWO memiliki spirit membangun peradaban dan kemanusiaan.

“Karena siapa lagi, kalau bukan kita,” tuturnya.

Sementara, mewakili Pjs Bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarto, Kabag Humas dan Protokol Setda Sumedang Asep Tatang Sudjana menyebutkan, dunia jurnalistik memegang peranan strategis dalam berbagai lini. Mulai dari sosial, ekonomi dan yang lainnnya.

“Dengan perannya yang strategis, maka manfaatkan dengan baik. Dengan upaya yang mencerdaskan,” ucapnya.

Asep menuturkan, hendaknya jurnalis IWO mampu menjalankan peran fungsinya dengan tanggungjawab. Serta berpegang kepada kode etik jurnalistik, sehingga memberikan manfaat bagi khalayak umum.

“Tingkatkan kepekaan, berikan informasi yang jelas dan akurat sehingga tidak membingungkan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Asep, pihaknya mengajak wartawan yang tergabung di IWO untuk hadir memerangi kabar bohong/hoaks.

“Mun aya kudu karasa ayana, mun eweuh kudu karasa eweuhna (Kalau ada harus terasa dan nyata adanya. Kalau tidak ada harus terasa pula),” katanya. (IWO)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago