INFOGUNUNGKIDUL, RABU PAHING
KARANGANYAR-Ki Jaka Rianto, S.Kar, M.Hum. (57th), warga Jln. Raharja Indah I, Rt.04/ Rw.15, C27, Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, merindukan tanah kelahiran Gunugkidul. Untuk melepas rasa kangen itu, dia mencipta tembang jawa, dengan lirik bernuansa alam Bumi Handayani.
“Saya dilahirkan di Dusun Logantung, Desa Sumberjo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul tanggal 15 Agustus 1961,” ujar Joko Rianto (6/2).
Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta jurusan pedalangan tahun 1986, bapak dari 3 orang anak ini mengabdikan dirinya sebagai salah satu staf pengajar di STSI Surakarta jurusan seni pedalangan hingga saat ini.
Jaka Rianto hijrah dan memutuskan menetap di Karanganyar sejak 1999.
“Saya lahir di Gunungkidu, sementara belum ada satupun yang bisa saya perbuat untuk tanah kelahiran,” kata dia polos, mengekspresikan suasana hatinya.
Tidak kurang akal, karena dia adalah dosen, dalang sekaligus budayawan, maka kecintaan dan kerinduan terhadap Gunungkidul dia tuangkan dalam bentuk tembang atau gending jawa.
Tangan Jaka Rianto, S.Kar., M.Hum melahirkan Lancaran Dangdut kuliner Gunungkidul, menyusul Langgam Thiwul Slendro Sanga, serta Langgam Putri Gunung kidul Slendro Sanga.
Tidak seberapa, ujar Ki Jaka Rianto, tetapi lahirnya ketiga tembang tersebut bisa sedikit mengobati rasa kangen pada Logantung, tanah kelahiran. Fisik di Karanganyar, tetapi sebagian jiwa ada di Ginungkidul. (Ani Widiastuti/ Red)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…