NGLIPAR, Jumat Legi | Kebijakan Pemda Gunungkidul tak cukup dikontrol oleh legislatif. Masyarakat harus aktif melakukan pengawasan. Dasar pengawasan itu bertumpu pada konstitusi, undang-undang, dan peraturan di bawahnya.
“Jamaha (Jaringan Masyarakat Handayani) bisa dan boleh melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah” kata Slamet, S.Pd. MM, anggota DPRD DIY, (26/04).
Baca juga:
Pekan Imunisasi Dunia: Wabup Gunungkidul Tilik Posyandu
Jamaha, yang lahir di Nglipar, 26 April 2019, merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berkedudukan di Kabupaten Gunungkidul, bermitra dengan Pemerintah Daerah.
Institusi ini akan mengawal kebijakan Pemda agar bisa terlaksana dengan baik, sampai ke masyarakat tataran terbawah. Selain mengawal, Jamaha akan selalu aktif memberikan masukan, demi kemajuan bersama.
“Jamaha berkantor pusat di Dusun Nglebak, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul,” ujar Slamet selaku pendiri, sekaligus Ketua Jamaha.
Baca juga:
Dua Rumah Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya
Bulan depan, lanjut Slamet, akan membuka Korwil di tiap Kecamatan dan Desa serta kota besar yang banyak warga Gunungkidul tinggal.
Yang berminat bergabung bisa mendaftar secara gratis di nomor WA.
“Pendaftaran tidak dipingut biaya,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…