NGLIPAR, SABTU KLIWON – Tugiyem (55), warga, Rt 03/10, Dusun Kedokploso, Desa Pengkol, menerima takdir. Janda paroh baya ini tuna netra karena penyakit. Selama 11 tahun mengurus ibunya yang menderita lumpuh.
Tugiyem bersama Tuginem (85) menempati rumah bantuan Caritas yang disatukan dengan bangunan kampung reyot.
Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, mereka mengandalkan bantuan dari pemerintah famili serta tetangga.
Tugiyem, 11 tahun mengurus ibunya. Dua bulan terakhir dia harus urus sendirian, karena anak satu-satunya menikah dan mengikuti suami.
“Ya memang berat, karena saya sendiri sakit, tidak bisa melihat, ditambah harus merawat ibu saya yang lumpuh,” ucapnya lirih, Jumat, (21/09).
Margiyanto, Kepala Desa Pengkol tidak tega melihat penderitaan keluarga ini. Dia berusaha mencari cara untuk meraih bantuan.
Margianto, menjelaskan, mereka menerima fasilitas PKH, Kartu Sehat juga Jamkesmas.
“Dukuh Kedokploso selalu berupaya membantu mereka, termasuk tetangga,” kata Kades Margianto. (Joko/ig)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…