Categories: NASIONAL

Janji Jokowi-JK Tidak Sampai Membangun Infrastruktur di Luar Negeri

WONOSARI, Sabtu Pahing–Janji politik Jokowi-JK tertuang dalan Nawacita. Visi missi duet pemimpin itu cukup jelas. Mereka konsentrasi membangun infrastruktur di Indonesia. Ditelusuri, tidak sekalimatpun yang menyatakan ingin membangun jembatan layang di Sri Lanka.

Tiba-tiba (25/1), Jokowi berkeinginan membantu membangun jalan layang di Sri Lanka dengan alasan belum dijelaskan secara detail. DPR-RI juga belum merespon menolak atau sebaliknya.

Dikutip dari kompas.com. proritas tersebut patut dibaca ulang, sejauh mana janji politik yang diumbar di masa kampanye empat tahun silam. Nawacita  mencakup:

Menghadirkan negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif. Meningkatkan keamanan nasional yang terpercaya membangun pertahanan negara Tri Matra terpadu, dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.

Pemerintah tidak absen,membangun tata kelola pemerintahan  bersih, efektif, demokratis, terpercaya, dengan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.

Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

5.Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar; meningkatka kesejahteraan masyarakat melalui program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar. Membangun rumah kampung deret atau rumah susun murah, disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019.

Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Tujuannya bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional.Dalam hal ini mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti, di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

Memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinnekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga.

Dari 9 program prioritas tidak ada pokok pikiran yang menyebut investasi infrasutruktur di luar negeri. Dana berasal dari APBN atau non-APBN tidak pula dijelaskan. Jokowi hanya menyebut secara tersamar dan sekilas.

“BUMN Indonesia telah melakukan kontak termasuk untuk pembangunan jalan layang, yang menghubungkan jembatan New Kelani Bridge–Rajagiriya,” kata Presiden Jokowi (setkab.go.id/bertemu-pm-wickremesinghe). Redaksi

infogunungkidul

Recent Posts

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

5 menit ago

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

11 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

1 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

4 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago