SEMIN, Senin Kliwon | Jenazah Sumiyem (54) berada dalam sumur 18 meter, berhasil diangkat. Sebelumnya, warga Padukuhan Parangan, Desa Semin Kecamatan Semin itu nekad menceburkan diri ke dalam sumur 14/04/2019 siang.
Baca juga:
Menurut penuturan dua saksi, Warno (65) serta Dedik Setiawan (27), enam bulan terakhir, Sumiyem mengeluh sakit hipertensi. Tidak pernah diduga, Sumiyem nekad mengakhiri hidup di dalam sumur, belakang rumah tinggalnya.
“Jenazah Korban berhasil diangkat pukul18.15 WIB, oleh Team SAR,” ujar saksi.
Baca Juga:
Petugas medis dari Puskesmas Semin, setelah melakukan pemeriksaan menjelaskan, bahwa korban meninggal karena bunuh diri. Di tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Usai diperiksa, jenazah Sumiyem diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. (red)
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…