PERISTIWA

Jumlah Bayi Stunting Tidak Bisa Diturunkan Secara Karbitan

WONOSARI-MINGGU PAHING | Kabupaten Gunungkidul berdasarkan data tahun 2022 terdapat balita sebanyak 37.930 jiwa, terdiri dari 20.028 laki-laki, dan 17.902 perempuan.

Di antara itu bayi stunting kategori sangat pendek dan pendek jumlahnya masih cukup besar, karena masih ribuan.

Dinas Kesehatan Gunungkidul melalui sejumlah Puskesmas melakukan pengukuran tinggi badan dibanding umur (TB/U) juga berat badan dibanding umur (BB/U).

Balita yang berhasil diukur sebanyak 29.656 atau sebesar 78,19% dari total balita 37.930.

Dari hasil perhitungan ditemukan detail, balita sangat pendek 951 (3,21%), balita pendek 3.623 (12,22%), balita normal 94.920 (84,03%), dan balita kategori tinggi sebanyak 144 (0,49%).

Kementrian Kesehatan RI, dalam hal stunting mengumumkan, bahwa data se Indonesia menurun, dari angka 24,4% pada 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022.

Tetapi angka stunting menurut Aris Suryanto, Sekdin Kominfo, dulu pernah bekerja pada Dinas Kesehatan, sesungguhnya tidak bisa dilakukan mendadak atau secara karbitan.

“Artinya begini, balita sangat pendek dan balita pendek yang ada saat ini diberi susu, serta makanan bergizi kemudian stunting menurun. Tidak bisa begitu,” kata dia, 5-2-2022.

Jangka waktunya lama dan panjang. Lagi pula dana yang disediakan untuk program menurunkan angka stunting menurutnya tidak tepat jika digunakan untuk membangun prasarana fisik.

“Sasarannya harus SDM remaja putri, supaya ketika memasuki usia pernikahan dia sehat, dan ketika hamil kemudian melahirkan bayi yang lahir juga sehat, tidak stunting,” tegasnya.

Jangan salah pikir, lanjut Aris Suryanto, menurunkan angka stunting itu melewati proses regenerasi.

Tetapi memberi asupan bergizi kepada anak usia dini yang secara nasional disebutkan berjumlah 30,73 juta jiwa, menurut Aris juga tidak salah.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

1 hari ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago