NGLIPAR-SABTU PAHING | Gempuran sinar biru yang berasal dari komputer dan gaged di abad 21 semakin hebat dan mengerikan. Milyaran mata terancam rusak begitu nyata di depan mata.
Sementara itu sepuluh tahun terakhir ditemukan teknologi yang mampu melawan sinar biru si perusak retina. Teknologi yang dimaksud adalah nanospec yang didesain dalam lensa dan gagang kaca mata.
Hal tersebut terungkap dalam agenda sosialisasi program donasi kacamata medis gratis di Warung Wedangan Mbah Waluyo, Desa Nglipar Kecamatan Nglipar Gunungkidul Kamis petang 13-1-2021.
Kegiatan yang diikuti 20 orang itu tidak menitikberatkan pada penjualan kaca mata. Kegiatan tersebut mengutamakan ajakan kepada warga Gunungkidul yang peduli terhadap kesehatan mata untuk melakukan donasi, sembari menjaga kesehatan mata sendiri.
Barji, presenter dari Mega Gloryoung Internasional (MGI) memaparkan berbagai manfaat kacamata medis yang dilengkapi teknologi nanospec, di antaranya untuk menyembuhkan sakit belek.
“Dengan niat yang tulus Anda meyedekahkan uang dua juta rupiah sekali seumur hidup, Anda bakal memperoleh tambahan penghasilan satu juta rupiah setiap hari,” kata Barji. Di sInilah keistimewaan progam donasi kacamata medis yang ditawarkan oleh M G I. (Bambang Wahyu Widayadi)
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…